News Update :
Tampilkan postingan dengan label masalah kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masalah kesehatan. Tampilkan semua postingan

Tanpa Pakaian Dalam, Tidur Lebih Sehat

Penulis : teguh on Selasa, 11 Desember 2012 | 07.36

Selasa, 11 Desember 2012

Tubuh sangat membutuhkan tidur untuk beristirahat dan perbaikan tubuh. Saat kita terlelap, semua proses perbaikan tubuh terjadi yang baik bagi kesehatan. Bahkan Peneliti menyarankan Anda menggunakan pakaian longgar atau bahkan tidak mengenakan pakaian sama sekali, sehingga dapat mempercepat kinerja tubuh dalam proses perbaikan.

Selama tidur, tubuh Anda akan bersandar otot. Tetapi ada proses-proses penting lainnya yang terjadi pada tubuh ketika kita tidur. Selama tidur tubuh diperbaiki dan detoksifikasi (mengeluarkan racun). Tidur juga memberikan kesempatan bagi sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi hormon imunitas (sistem kekebalan).

Bagi wanita, lebih baik bra Anda dilepas saat Anda tidur. Wanita yang ingin menghindari kanker payudara harus mengenakan bra dalam waktu sesingkat mungkin dan sebaiknya kurang dari 12 jam per hari. "Waktu terbaik untuk beristirahat bagi payudara adalah saat tidur tanpa bra. Jangan pernah tidur dengan bra, "kata Soma Grismaijer peneliti Australia.

Menggunakan bra terlalu lama dapat meningkatkan suhu jaringan payudara,sehingga meningkatkan hormon prolaktin (hormon yang berfungsi untuk merangsang kelenjar susu) lebih tinggi. Hal ini dapat mempengaruhi pembentukan kanker payudara dan menggangu kesehatan payudara. Selain itu, dengan menggunakan bra seringkali atau memakai bra yang terlalu ketat sangat berbahaya bagi kesehatan karena juga dapat membatasi aliran getah bening pada payudara. Biasanya, cairan getah bening mencuci bahan limbah dan racun lainnya, dan juga menghapusnya dari payudara.

Sementara itu, bagi Kaum Adam harus menggunakan pakaian longgar atau tidak memakainya sama sekali. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi testis untuk mengurangi temperatur yang akan tetap menjaga kualitas sperma. Organ reproduksi jantan di luar tubuh, sehingga sangat dipengaruhi oleh kondisi dan pakaian di sekitarnya. Jika seorang pria memakai celana ketat atau pakaian terlalu lama, dapat meningkatkan suhu di sekitar organ reproduksi dan tentunya akan mempengaruhi produksi sperma.

Testis tidak dapat berfungsi dengan baik kecuali suhu dingin dari bagian tubuh lainnya. Jika suhu testis dinaikkan sampai 98 derajat F (36,67 derajat C), itu akan berhenti memproduksi sperma. Ketika produksi terganggu, maka dampak negatif dapat berlangsung selama berbulan-bulan. Hal ini dapat menurunkan jumlah sperma, sehingga sperma mati dan mempengaruhi morfologi sperma sendiri.

Selain itu, tidur tanpa mengenakan pakaian memungkinkan udara menjadi merata sehingga panas tubuh bisa terdistribusi dengan baik.Hal ini akan melancarkan sistem peredaran darah tubuh. Tidur dengan mengenakan pakaian dapat membatasi aliran udara di kulit dan mengganggu penguapan keringat, terutama di bagian intim baik perempuan dan laki-laki. Begitu banyak cara mudah untuk menjaga kesehatan dan kecantikan, salah satunya saat kita tidur, mulai sekarang biasakan tidur sehat untuk kesehatan kita.
source : tips dan artikel
komentar | | Read More...

Kenali 5 Gejala Stres Pada Tubuh Kita

Siapa yang tidak pernah stres, hal ini sering dialami oleh kita. Selain berdampak pada kegiatan kita , stres juga berdampak buruk teradap kesehatan. Gejala stres nggak cuma diikuti oleh perasaan gelisah saja. Kalau kamu mengalami satu diantara 5 hal di bawah ini, sediakan sedikit waktu untuk pergi keluar, boleh berjalan kaki atau sekedar menelepon sahabat, saran Stevan E. Hobfoll, PhD, pemimpin departemen ilmu tingkah laku di Rush University Medical Center.

Berikut ini 5 Tanda bahwa Tubuh kita Stres.

1. Rasa pegal pada mulut.
Nyeri rahang bisa menjadi pertanda kalau kita mengidap teeth grinding (kebiasaan menggesek-gesekan gigi yang biasanya dilakukan secara tidak sadar), biasa terjadi saat tidur dan diperparah kalau kita sedang stres, jelas Matthew Messina, DDS, consumer advisor untuk American Dental Association.

2. Tidur tidak lelap.
Ketika bermimpi kita akan memiliki energi positif yang sangat besar saat kita tidur, dan itu menjadi alasan mengapa, saat terbangun kita akan memiliki mood yang lebih baik dibanding saat kita tertidur untuk memulai hari ini, jelas Rosalind Cartwright, PhD, profesor psikologi di Rush University Medical Center. Namun, ketika stres, biasanya kita akan terbangun lebih sering dan proses ini sangat mengganggu kesehatan tubuh. Coba capai waktu tidur selama 7-8 jam semalam, dan hindari asupan kafein serta alkohol sebelum tidur. Karena memiliki habit tidur yang baik akan menghindarkan kita dari stres.

3. Gusi berdarah.
Menurut analisis terhadap 14 studi terdahulu di Brazil, orang yang stres akan memiliki risiko terkena penyakit periodontal lebih besar. Kondisi stres akan meningkatkan hormon kortisol yang akan merusak sistem kekebalam tubuh dan membiarkan bakteri menyerang gusi, ungkap para peneliti. Sering lembur? Dan sering menyantap makan malam di meja kerja? Pastikan sikat gigi selalu diletakkan pada tempat yang mudah dijangkau. Nggak cuma itu, lindungi juga kesehatan mulut dengan berolahraga dan tidur yang cukup. Sebab cara ini akan membantu kita menurunkan stres, kata Preston Miller, DDS, mantan presiden dari American Academy of Periodontology.

4. Jerawat dimana-mana.
Stres akan meningkatkan peradangan yang memicu jerawat, kata Gil Yosipovitch, MD, profesor dermatologi klinis di Wake Forest University. Haluskan kulit wajah dengan krim yang mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida yang bisa pembunuh bakteri, plus pelembab non komedogenik yang akan membuat kulit tidak kering. Jika perawatan ini tidak menunjukkan respon dalam beberapa minggu, segera berkonsultasi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

5. Suka yang manis-manis.
Jangan langsung menyalahkan kebiasaan ngemil manis pada hormon wanita kita, karena stres adalah faktor pemicu yang lebih tepat untuk disalahkan. Ketika para peneliti dari University of Pennsylvania mensurvei wanita pre dan postmenopause, mereka menemukan hanya terjadi pelonjakan kecil dalam prevelensi hasrat mengemil cokelat yang terjadi pada wanita yang menopause. Peneliti mengatakan stres, dan faktor lain bisa menjadi pemicu rasa lapar akan makanan manis tersebut, jadi bukan hanya masalah hormonal.

so, bagi yang merasakan gejala2 diatas sebaiknya anda segera melakukan kegiatan Tips menghilangkan stres agar tidak berkepanjangan.

source : tips dan artikel
komentar | | Read More...

Resiko Terlalu Lama Naik Motor Bagi Kesehatan

Bagi anda para pengendara sepeda motor sepertinya harus benar-benar memperhatikan yang satu ini. Pasalnya baru-baru ini di Amerika ada penelitian yang mengatakan bahwa naik motor bisa menyebabkan terganggunya kesehatan terutama kaum adam dapat menjadi impotensi. Dengan adanya penelitian ini, setiap lelaki tentu kini harus lebih waspada karena laki-laki yang naik motor beresiko mengalami impotensi dan akan mengalami masalah kesehatan pada kantung kemih.

Hal ini diakibatkan oleh jok motor yang kemudian ditambah dengan getaran dari mesin akan merusak saraf di daerah kemaluan. Penelitian yang dilakukan oleh dokter Jepang dan diterbitkan dalam International Journal of Impotence Research lalu menjelaskan kalau jok motor memberikan tekanan berlebihan pada perineum atau kulit yang ada dibawah buah testis, area yang antara anus dan skrotum. Selain itu tekanan ini yang dapat membatasi aliran darah ke alat kelamin si pengendara, yang akan mengalami masalah kesulitan ereksi.

Penelitian ini juga mengungkapkan getaran dari mesin yang berlebih akan menyebabkan penurunan dua hormon pertumbuhan di dalam kandung kemih dan prostat (kelenjar dikantung kemih), yang berhubungan dengan relaksasi kandung kemih.

Namun sayang penelitian ini tidak mengatakan secara detail jenis motor apa yang paling menyebabkan impotensi ini. Tetapi paling tidak ini bisa menjadi pelajaran yang berarti untuk kita pengendara roda dua untuk lebih memelihara kendaraan agar tidak mengalami getaran yang berlebihan.
source : tips dan artikel
komentar | | Read More...

Khasiat Madu Bagi Kesehatan

Madu dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. pemanis alami yang kaya akan nutrisi membuatnya menjadi bahan pemanis yang baik selain manfaat kesehatan nya.

Madu kaya akan nutrisi, enzim dan kandungan antioksidan. Dari zaman dahulu, madu telah dikenal memiliki nilai gizi yang tinggi dan sebagai obat. Madu diyakini sangat bermanfaat untuk kesehatan mata, mengurangi efek dari keracunan, menghentikan cegukan, mengobati gangguan saluran kemih, mual, muntah, pembersih, penyembuh luka dan masih banyak lagi.

Madu mengandung karbohidrat, air, vitamin dan mineral, termasuk niacin, riboflavin, asam pantotenat, kalsium, tembaga, besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium dan seng.

Madu juga kaya enzim, antioksidan dan fitonutrien lainnya. Madu juga mengandung flavonoid dan asam fenolat yang bertindak sebagai antioksidan, scavenging dan menghilangkan radikal bebas. Zat-zat antioksidan dalam madu bermanfaat sebagai penyembuh luka. Karena sifatnya sebagai penyembuh luka, madu telah banyak digunakan sebagai bahan obat antiseptik untuk mengobati luka, luka bakar selama berabad-abad.

kandungan glukosa dan fruktosa pada madu dapat menyerap air dari luka dan menjadi kering sehingga pertumbuhan bakteri dan jamur yang terhambat. Enzim glukosa oksidase dalam madu jika dikombinasikan dengan air, dapat digunakan sebagai obat antiseptik ringan.

source : tips dan artikel
komentar | | Read More...

Tips Menghilangkan Kebiasaan Ngorok

Ngorok atau mendengkur adalah masalah kesehatan sering kita alami saat tidur. Hal ini terjadi salah satunya karena terjadinya penyempitan atau tidak lancarnya saluran pernapasan. ketika jaringan-jaringan di balik kerongkongan, seperti lidah dan langit-langit mulut saling bersinggungan, bergetar dan memproduksi bunyi dengkuran.

Pada kasus lain, persinggungan jaringan-jaringan tadi dapat langsung menghilangkan suplai udara ke dalam tubuh kita. Ini yang disebut sleep apnea, tubuh mengalami kekurangan oksigen, yang dapat merusak kesehatan terutama jantung Anda.

Ngorok sering terjadi pada orang yang memiliki berat badan berlebih, hal ini dikarenakan banyak bagian tubuh tertutup lemak termasuk pada saluran pernapasan. Namun ngorok juga dapat disebabkan karena seseorang terlalu lelah.

berikut ini beberapa tips kesehatan untuk menghilangkan kebiasaan ngorok :
1. Tidurlah dengan posisi Menyamping.
posisi telentang saat tidur, menyebabkan pangkal lidah jatuh yang dapat menjadi beban sehingga menyebabkan ngorok.
2. Kurangi berat badan dengan olahraga.
dengan berolahraga selain sehat juga dapat mengurangi lemak dalam tubuh, termasuk pada saluran pernapasan sehingga sirkulasi udara lebih lancar.
3. Berhenti merokok.
Merokok dapat menyebabkan gangguan pada pernapasan yang dapat menyebabkan ngorok.
4. Hindari alkohol.
Alkohol dapat menyebabkan relaksasi pada otot-otot leher, sehingga dapat menyebabkan mendengkur ngorok.
5. Atur pola tidur sehat dan teratur.
begadang dan kurang tidur dapat menyebabkan tubuh lelah, hal tersebut dapat menyebabkan mendengkur/ngorok.
6. Minumlah banyak cairan.
kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat menyebabkan kering dan lengketnya saluran pernapasan sehingga menyebabkan mendengkur/ngorok.
7. Agak tinggikan posisi kepala
Dengan meninggikan posisi kepala mungkin akan menghilangkan tekanan pada otot-otot pernapasan, sehingga saluran pernapasan lebih lancar.

mulailah mengurangi atau hilangkan kebiasaan mengorok, karena dampak dari ngorok berbahaya bagi kesehatan dan teman tidur :) . Mulailah pola tidur sehat agar mendapat kesegaran disaat anda bangun untuk memulai hari yang lebih baik.

source : tips dan artikel
komentar | | Read More...

RSSPump

Translate

Arsip Blog

Random Post

 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger