News Update :
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan

Cara Agar Anak Pinter, Waktu Hamil Makan Ikan

Penulis : teguh on Sabtu, 22 Desember 2012 | 01.36

Sabtu, 22 Desember 2012

Cara Agar Anak Pinter, ini sering kali menjadi perbincangan menarik ketika sesama orang tua berkumpul untuk mendiskusikan mengenai pujaan hati masing-masing. Ada yang cerita di les disana, belajar sama guru bagus, dll. Nah lalu bagaimana jika kita belum punya momongan dan pengin ngerti Cara Agar Anak Pintar kelak setelah lahir.

Bayi yang lahir dari seorang ibu yang secara rutin mengasup ikan selama masa kehamilan memiliki kecerdasan lebih tinggi. Anak-anak ini memiliki kemampuan verbal, motorik halus dan kemampuan sosial yang lebih baik daripada anak dengan ibu yang jarang mengonsumsi ikan selama hamil.

Studi yang dilakukan dalam proyek NUTRIMENTHE ini bertujuan meneliti pola makan, ibu dan anak serta kemampuan kognitif mereka, di bawah koordinasi Cristina Campoy Folgoso, profesor pediatri dari University of Granada Spanyol.

Ilmuwan menganalisis sampel darah 2.000 wanita saat usia kehamilan 20 minggu. Saat bayi lahir, konsentrasi rantai panjang asam lemak dari seri omega-3 dan omega-6 ditali pusar juga diteliti.

Hasilnya, tali pusar anak dari ibu yang mengasup ikan secara teratur memiliki rantai panjang asam lemak omega-3 lebih banyak daripada bayi dengan ibu dengan asupan ikan jarang. Asam lemak omega tiga membentuk  asam docosahexaenoic (DHA), komponen utama dari membran sel otak.

Komisi Eropa menyatakan, efek sehat DHA sangat penting bagi kecerdasan dan motorik bayi. "Itu berdampak pada perkembangan otak dan mata janin serta pada bayi yang disusui," ungkap Folgoso seperti diberitakan Wellness.

Pada studi lain yang dilakukan Dr. Imoegen Roger dari University of Bristol Inggris, mengungkap,  konsumsi ikan selama 32 minggu kehamilan akan mempercepat pertumbuhan janin. Makan ikan sebanyak 33 gram sehari atau 6-12 ons telah dapat mencukupi kebutuhan asam omega 3 bagi pertumbuhan janin.

Nah Cara Agar Anak Pinter, disamping asupan ikan yang cukup tentunya juga diimbangi dengan asupan ruhaniah, seperti sang ibu yang rajin belajar, membaca buku, ini juga menurut penelitian ada korelasi psikologi antara anak dalam kandungan dengan perilaku Ibu nya, oke sekian dulu artikel tentang Cara Agar Anak Pinter
komentar | | Read More...

Mimisan Pada Anak

Penulis : teguh on Minggu, 16 Desember 2012 | 07.26

Minggu, 16 Desember 2012


Mimisan Pada Anak
Mimisan Pada Anak - Berualang kali saya menjumpai anak kecil yang sedang mimisan, dan ibunya panik bukan kepalang, wajar ya ... karena mimisan secara visual memang sedikit menakutkan, keluarnya darah dari hidung yang kadang kita tidak mengetahui penyebabnya. Buat para orang tua saya sarankan untuk tidak panik pada saat melihat anak nya mimisan, nah kali ini Blog Dokter akan sedikit mengulas mengenai mimisan pada anak.

Mimisan pada anak, rongga hidung manusia terdapat kumpulan pembuluh darah, yang pada usia anak-anak belum terlindungi secara sempurna, sehingga mimisan pada anak lebih sering kita jumpai dari pada mimisan pada orang dewasa. Pecahnya kumpulan pembuluh darah ini mengakibatkan darah mengalir keluar melalui lubang hidung. Nah apa penyebab pecahnya pembuluh ini yang kemudian menyebabkan mimisan pada anak kita?

Beberapa Kemungkinan Penyebab Mimisan Pada Anak :
  1. Anak-anak mempunyai karakter yang cinderung aktif, saat bermain bisa jadi pada bagian hidung tanpa sengaja terbentur benda keras, akibat jatuh atau terpukul saat bermain. Ini paling wajar terjadi mimisan pada anak.
  2. Perilaku Anak yang sering mengorek hidung, mungkin karena ada rasa gatal, atau gangguan akibat adanya kerak hidung yang membuat dia risih, mengkorek hidung terlalu dalam juga resiko menyebabkan mimisan pada anak.
  3. Anak ya memang anak, dunianya adalah dunia bermain, namun sebagai orang tua kita juga harus rajin mengawasinya, banyak kejadian mimisan pada anak ini disebabkan oleh masuknya benda asing yang terlalu besar pada rongga hidung sang anak.
  4. Mimisan pada anak sering juga terjadi pada penempatan lingkungan dengan perubahan yang ekstrim, seperti misalnya jika rumah Anda ber AC, lalu tiba-tiba Anda mengajak anak Anda mengunjungi suatu daerah dengan suhu panas.....tekanan udara pada suhu ekstrim juga memicu mimisan pada anak.
  5. Suhu tubuh terlalu tinggi akibat demam juga bisa menimbulkan mimisan pada anak ini ini, ketika si kecil terkena infeksi atau saat terkena demam berdarah, mimisan acap kali kita jumpai bukan?
  6. Mimisan pada anak memang sepele, namun tetap harus kita waspadai, pada anak penderita leukimia dan hemofilia juga mengalami mimisan tersebut.
Mimisan pada anak seperti pada poin 1- 5 diatas tergolong pada mimisan jenis ringan, tak perlu sangat khawatir, sementara mimisan pada poin 6 ini harus segera ditindaklanjuti. Pada intinya, mimisan pada anak tergolong ringan apabila sumber mimisan ini adalah pada rongga hidung, namun jika mimisan bersumber pada bagian belakang rongga hidung, ini tergolong mimisan yang perlu penagangan ekstra.

Semoga saja mimisan pada anak kita adalah tergolong mimisan yang ringan, nah lalu bagaimana kita menangani mimisan pada anak kita? 

Berikut langkah-langkah penanganan mimisan pada anak :
  1. Pertama yang HARUS anda LAKUKAN adalah dengan bersikap TIDAK PANIK, karena kepanikan Anda akan membuat anak merasa ketakutan dengan mimisan yang dialaminya, tetap tenang dan bersikaplah bahwa seolah mimisan itu wajar pada anak.
  2. Dudukkan anak pada pangkuan Anda, tenangkan dia, posisikan duduk anak agak membungkuk kedepan, agar darah yang mengalir tidak mengalir ke dalam yang bisa memicu sang anak tersedak atau merasa mual mual dan muntah ketika darah tertelan.
  3. Secara perlahan jepit hidung sang anak, ingat jangan terlalu keras, lalu mintalah anak bernapas melalui mulut, lakukan ini selama 3-5 menit.
  4. Sembari memnjepit hidung sang anak, tenangkan anak dengan mengelap wajah anak yang berlumuran darah, karena pada beberapa kasus mimisan pada anak, dia sangat histeris melihat darahnya sendiri.
  5. Setelah mimisan pada anak sedikit berkurang, kompres bagian hidung anak dengan menggunakan es batu, lakukan dengan menempel dan mengangkat, jangan sampai anak telalu kedinginan akibat es nya.
  6. Penanganan ini paling lama memakan waktu 10 menit, jika ternyata lebih dari itu sang anak masih mimisan, bawalah ke dokter segera, agar sumber mimisan pada anak bisa diketahui.
Nah bunda sekalian, sudah sedikit ada pencerahan bukan, bagaimana menghadapi mimisan pada anak kita, semoga bermanfaat. Untuk kawan-kawan blogger, tetap semangat, jaga kesehatan, dan terus berkarya. 
komentar | | Read More...

RSSPump

Translate

Arsip Blog

Random Post

 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger