News Update :
Tampilkan postingan dengan label Bunga Teratai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunga Teratai. Tampilkan semua postingan

Khasiat Bunga Teratai untuk Obat Muntah Darah, Disentri, Lever

Penulis : teguh on Rabu, 02 Januari 2013 | 16.15

Rabu, 02 Januari 2013

Tanaman yang tumbuh subur di tengah-tengah danau atau hamparan air ini memang terlihat teramat indah. Bahkan ada yang menyebutnya bunga dewi-dewi. Berikut beberapa khasiat dari Teratai.

BATUK DARAH DAN MUNTAH DARAH
Bahannya :
- Rimpang Teratai secukupnya.
Cara membuatnya :
Cuci bersih bahan di atas lalu juice hingga terkumpul menjadi 1 gelas ukuran 200 cc. Minum ramuan tersebut sehari sekali selama 3-5 hari berturut-turut.

DARAH TINGGI
Bahannya :
- 10 gr biji Teratai
- 15 gr tunas biji Teratai
- 350 cc air
Cara membuatnya :
Rebus ramuan tersebut diatas hingga air tersisa 200 cc. Minum setiap hari. Lakukan sampai benar-benar sembuh.

DISENTRI
Bahannya :
- 50 gr rimpang Teratai
- 10 gr jahe
- 1 sendok makan madu
- 100 cc air masak
Cara membuatnya :
Setelah dicuci bersih, juice bahan tersebut diatas dan tambahkan air dan panaskan sampai mendidih. Setelah dingin, saring, dan tambahkan madu serta aduk sampai rata. Minum sehari sekali sampai penyakit benar-benar sembuh.

LEVER
Bahannya :
- 100 gr rimpang Teratai
- 50 gr rimpang segar alang-alang
- 500 cc air
Cara membuatnya :
Cuci semua bahan, kemudian potong-potong secukupnya, kemudian rebus hingga air tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum ramuan itu 2 kali sehari, masing-masing 125 cc. Lakukan sampai penyakit benar-benar sembuh.

Sumber :
http://skrtu.blogspot.com/2012/02/khasiat-bunga-teratai-untuk-obat-muntah.html
komentar | | Read More...

Khasiat Bunga Teratai

Penulis : teguh on Selasa, 13 September 2011 | 01.33

Selasa, 13 September 2011

Nama botani: Nelumbium nelumbo Druce
Famili : Nymphaeaceae
Sinonim : Nelumbiurn nuciferum, Gaertn. = N. speciosum, Wilid. = Nelumbo nucifera, Gaertn. = Nyrnphaea nelumbo, Linn.
Nama lokal : Padma, seroia, terate, tarate, taratai besar

Uraian :
Tanaman air menahun yang indah, asli dari daratan Asia. Teratai dibudidayakan di perairan dan kolam, kadang ditemukan tumbuh liar di rawa-rawa. Tanaman air yang tumbuh tegak. Rimpang tebal bersisik, tumbuh menjalar.

Daun dan bunga keluar langsung dari rimpangnya yang terikat pada lumpur di dasar kolam. Helaian daun lebar dan bulat, disangga oleh tangkai yang panjang dan bulat berdiameter 0,5-1 cm, panjangnya 75-150 cm. Daun menyembul ke atas permukaan air, menjulang tegak seperti perisai. Permukaan daun berlilin; warnanya hijau keputihan, tepi rata, bagian tengah agak mencekung, tulang daun tersebar dari pusat daun ke arah tepi, diameter 30-50 cm.

Bunganya harum, tumbuh menjulang di atas permukaan air dengan tangkai bulat panjang dan kokoh, panjang tangkai bunga 75-200 cm. Diameter bunga 15-25 cm, benang sari banyak kepala sari kuning, mahkota bunga lebar, ada yang engkel dan ada yang dobel dengan warna merah jambu, putih dan kuning. Bunga mekar sehari penuh dari pagi sampai sore hari. Setelah layu, mahkota bunga berguguran sampai akhirnya tersisa dasar bunga yang akan menjadi bakal buah, bentuknya seperti kerucut terbalik dengan permukaan datar semacam spons dan berlubang-lubang berisi 15-30 biji, warnanya hijau kekuningan, kemudian hijau dan akhirnya coklat hitam, garis tengah 6-11 cm.

Biji bentuknya bulat seperti kacang tanah, terdapat dalam lubang-lubang buah yang berbentuk seperti sarang tawon. Biji yang sudah tua warnanya hijau kehitaman, umurnya kira-kira 1 bulan sejak bunganya mekar. Daunnya biasa dipakai sebagai bahan pembungkus, rimpang muda dan biji bisa dimakan. Pemeluk agama Budha menganggap bunga ini sebagai lambang kesucian, tercermin dalam berbagai lukisan dan patung yang menggambarkan Sang Budha sedang duduk bersemedi di atas bunga teratai.

Penyakit Yang Dapat Diobati
Diare, disentri, keputihan, kanker nasopharynx, demam, insomnia; Hipertensi, muntah darah, mimisan, batuk darah, sakit jantung; Beri-beri, sakit kepala, berak dan kencing darah, anemia, ejakulasi;

Bagian yang dapat dipakai
Seluruh tanaman. Rimpang, daun dan tangkai, bunga dan benang sari, biji dan penyangga bunga yang seperti sarang tawon/spons (reseptacle), serta tunas biji. Pemakaian segar atau yang telah dikeringkan.

Kegunaan :

Biji:
- Gangguan penyerapan makanan (malabsorbtion).
- Diare karena badan lemah, radang usus kronis (enteritis kronis).
- Disentri.
- Muntah-muntah.
- Keputihan, perdarahan pada wanita.
- Mimpi basah (spermatorrhea).
- Susah tidur, banyak mimpi.
- Kencing terasa sakit dan keruh.
- lesu tidak bersemangat (neurasthenia).
- Kanker nasopharynx.

Tunas biji teratai:
- Demam, rasa haus.
- Jantung berdebar, gelisah.
- Muntah darah.
- Ejakulasi dini.
- Mata merah dan bengkak.
- Susah tidur (insomnia).
- Darah tinggi (hipertensi).

Banang sari:
- keluar sperma malam hari (sperrnatorrhea).
- Keputihan (leucorrhea).
- Perdarahan seperti muntah darah, disentri.
- sering kencing.
- Tidak dapat menahan kencing (enuresis).

Remptacle:
- Perdarahan kandungan yang berlebihan.
- Darah haid berlebihan.
- Perdarahan sewaktu hamil.
- Keluar cairan (lochia) yang berlebihan setelah melahirkan.
- Sakit perut bawah akibat sumbatan darah.
- Berak darah, kencing darah.
- Wasir, koreng basah.

Rimpang:
- Demam, rasa haus.
- Batuk darah, muntah darah, mimisan.
- Berak darah, kencing darah. Tekanan darah tinggi.
- Sakit jantung.
- Gangguan lambung.
- Kurang darah (anemia).
- Gangguan pada mati haid (menopause).
- Neurosis.

Akar:
- Muntah darah, mimisan.
- Kencing panas dan merah.
- Batuk darah, berak darah.

Daun:
- Pingsan karena hawa panas (heat stroke).
- Diare karena panas atau lembab.
- Pusing, sakit kepala.
- Beri-beri.
- Perdarahan seperti mimisan, muntah darah, berak darah.
- Perdarahan pada wanita.

Dasar daun:
- Disentri berdarah, diare.
- Bayi dalam kandungan tidak tenang.

Batang:
- Heat stroke, pingsan.
- Dada terasa tertekan karena panas atau lembab.
- Diare, muntah.
- Keputihan.

Bunga:
- Terpukul (trauma).
- Perdarahan.
- Radang kulit bernanah (impetigo).

Tepung rimpang:
- Menambah selera makan,
- Badan lemah dan kurang darah.
- Diare.

Contoh Pemakaian untuk Obat:

1. Batuk darah, muntah darah
* Rimpang teratai dicuci bersih lalu dijuice, sampai terkumpul 1 gelas ukuran 200 cc.
* Minum, lakukan selama 3-5 hari berturut-turut.

2. Muntah, diare
* 50 g rimpang teratai dan 15 g jahe dicuci lalu dijuice atau diparut, ambil airnya.
* Minum sehari 3 kali.

3. Disentri
* 50 g rimpang teratai dan 10 g jahe, diparut atau dijuice.
* Air perasannya ditambahkan 100 cc air, lalu dipanaskan sampai mendidih.
* Setelah dingin tambahkan 1 sendok makan madu, diaduk lalu diminum.

4. Darah tinggi

Cara pertama
* 10 g biji teratai dan 15 g tunas biji teratai. (lien sim), direbus dengan 350 cc air sampai tersisa 200 cc.
* Minum setiap hari seperti teh.

Cara kedua
* Tunas biji teratai (lien sim) sebanyak 10-15 g direbus dengan air secukupnya sampai mendidih
* Minum sebagai teh.
* Dapat juga tunas biji teratai digiling halus, seduh dengan air panas, minum.

5. Panas dalam, gondokan, juga bermanfaat untuk penderita jantung dan lever
* 100 g rimpang teratai dan 50 g rimpang segar alang-alang, dicuci lalu dipotong-potong secukupnya.
* Rebus dengan 500 cc air bersih sampai tersisa 250 cc.
* Setelah dingin disaring, minum seperti teh.

6. Keluar darah dari hidung (mimisan)
* Ruas akar teratai dicuci bersih lalu dijuice.
* Airnya diteteskan ke hidung.

Sumber : http://www.smallcrab.com/kesehatan/163-khasiat-bunga-teratai
komentar | | Read More...

Manfaat Bunga Teratai Untuk Menyembuhkan Berbagai Macam Penyakit Dan Cara Pengobatannya

Penulis : teguh on Selasa, 24 Mei 2011 | 00.10

Selasa, 24 Mei 2011

Penyakit Yang Dapat Diobati:
Diare, disentri, keputihan, kanker nasopharynx, demam, insomnia; Hipertensi, muntah darah, mimisan, batuk darah, sakit jantung; Beri-beri, sakit kepala, berak dan kencing darah, anemia, ejakulasi;

Bagian yang dapat dipakai:
Seluruh tanaman. Rimpang, daun dan tangkai, bunga dan benang sari, biji dan penyangga bunga yang seperti sarang tawon/spons (reseptacle), serta tunas biji. Pemakaian segar atau yang telah dikeringkan.

Kegunaan :
Biji:

- Gangguan penyerapan makanan (malabsorbtion).
- Diare karena badan lemah, radang usus kronis (enteritis kronis).
- Disentri.
- Muntah-muntah.
- Keputihan, perdarahan pada wanita.
- Mimpi basah (spermatorrhea).
- Susah tidur, banyak mimpi.
- Kencing terasa sakit dan keruh.
- lesu tidak bersemangat (neurasthenia).
- Kanker nasopharynx.

Tunas biji teratai:
- Demam, rasa haus.
- Jantung berdebar, gelisah.
- Muntah darah.
- Ejakulasi dini.
- Mata merah dan bengkak.
- Susah tidur (insomnia).
- Darah tinggi (hipertensi).

Benang sari:
- keluar sperma malam hari (sperrnatorrhea).
- Keputihan (leucorrhea).
- Perdarahan seperti muntah darah, disentri.
- sering kencing.
- Tidak dapat menahan kencing (enuresis).

Remptacle:
- Perdarahan kandungan yang berlebihan.
- Darah haid berlebihan.
- Perdarahan sewaktu hamil.
- Keluar cairan (lochia) yang berlebihan setelah melahirkan.
- Sakit perut bawah akibat sumbatan darah.
- Berak darah, kencing darah.
- Wasir, koreng basah.

Rimpang:
- Demam, rasa haus.
- Batuk darah, muntah darah, mimisan.
- Berak darah, kencing darah. Tekanan darah tinggi.
- Sakit jantung.
- Gangguan lambung.
- Kurang darah (anemia).
- Gangguan pada mati haid (menopause).
- Neurosis.

Akar:
- Muntah darah, mimisan.
- Kencing panas dan merah.
- Batuk darah, berak darah.

Daun:
- Pingsan karena hawa panas (heat stroke).
- Diare karena panas atau lembab.
- Pusing, sakit kepala.
- Beri-beri.
- Perdarahan seperti mimisan, muntah darah, berak darah.
- Perdarahan pada wanita.

Dasar daun:
- Disentri berdarah, diare.
- Bayi dalam kandungan tidak tenang.

Batang:
- Heat stroke, pingsan.
- Dada terasa tertekan karena panas atau lembab.
- Diare, muntah.
- Keputihan.

Bunga:
- Terpukul (trauma).
- Perdarahan.
- Radang kulit bernanah (impetigo).

Tepung rimpang:
- Menambah selera makan,
- Badan lemah dan kurang darah.
- Diare.

Cara Pemakaian untuk Obat:
1. Batuk darah, muntah darah:
Rimpang teratai dicuci bersih lalu dijuice, sampai terkumpul 1 gelas ukuran 200 cc. Minum, lakukan selama 3-5 hari berturut-turut.

2. Muntah, diare :
50 g rimpang teratai dan 15 g jahe dicuci lalu dijuice atau diparut, ambil airnya. Minum, sehari 3 kali.

3. Disentri:
50 g rimpang teratai dan 10 g jahe, diparut atau dijuice. Air perasannya ditambahkan 10O cc air, lalu dipanaskan sampai mendidih. Setelah dingin tambahkan 1 sendok makan madu, diaduk lalu diminum.

4. Darah tinggi:
a. 10 g biji teratai dan 15 g tunas biji teratai. (lien sim), direbus dengan 350 cc air sampai tersisa 200 cc. Minum setiap hari seperti teh.

b. Tunas biji teratai (lien sim) sebanyak 10-15 g direbus dengan air secukupnya sampai mendidih, minum sebagai teh. Dapat juga tunas biji teratai digiling halus, seduh dengan air panas, minum.

5. Panas dalam, gondokan, juga bermanfaat untuk penderita jantung dan lever:
100 g rimpang teratai dan 50 g rimpang segar alang-alang, dicuci lalu dipotong-potong secukupnya. Rebus dengan 500 cc air bersih sampai tersisa 250 cc. Setelah dingin disaring, minum seperti teh.

6. Keluar darah dari hidung (mimisan):
Ruas akar teratai dicuci bersih lalu dijuice. Airnya diteteskan ke hidung.

Udara sejuk di kawasan Puncak terasa bersahabat bila ditemani makanan hangat. Sup teratai salah satunya. Selain nikmat, menu ini bermanfaat bagi kesehatan.

Restoran Taman Teratai Desa Tugu, Cisarua, menyajikan masakan khusus tanaman teratai. Aneka khasiat terkandung di dalam aneka menu makanan, mulai untuk menjaga stamina tubuh hingga dipercaya menguatkan kemampuan seksualitas.

Di Indonesia, tanaman teratai masih belum banyak dikenal dan dikembangkan sebagai bahan sayuran. Padahal jika dipelajari, khasiat tanaman ini banyak manfaatnya. Mulai akar, batang, daun, buah sampai ke bunga. Semua mempunyai beragam khasiat yang berguna bagi kesehatan.

"Bagian-bagian dari tanaman teratai bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan," ujar Indriyati Prihadi, pengelola Hotel dan Restoran Taman Teratai, Puncak.

Tanaman teratai yang telah diolah menghasilkan berbagai menu makanan yang lezat sekaligus menyehatkan. Mulai sup teratai, es teratai, sekuteng teratai, ayam bungkus daun teratai, hingga nasi bungkus daun teratai.

"Sajian tanaman teratai merupakan sajian eksklusif kami karena mempunyai keunikan tersendiri dengan berbagai macam khasiat yang terkandung di dalamnya," kata Indri.

Secara keseluruhan, tanaman teratai memiliki banyak manfaat. Setiap batang teratai misalnya, sangat berguna untuk pengobatan, berkhasiat sebagai tonik untuk jantung, lever, lambung, dan limpa. Selain itu juga bisa menghentikan pendarahan, mengobati muntah darah, meningkatkan tekanan darah, diare hingga hipertensi.

Adapun bagi kaum hawa, tanaman ini juga berkhasiat sebagai bahan kecantikan, seperti untuk menghaluskan kulit, menunda penuaan, dan mengurangi berat badan.

Selain di restoran Taman Teratai, sajian teratai yang dikelola Indri bersama sang suami, Rudy Prihadi, juga dapat ditemui di Restoran Dino Land.

Tanaman teratai hampir pada semua bagian bisa diolah menjadi beberapa menu makanan lezat. Selain itu tersedia minuman berbahan teratai yang berkhasiat untuk kesehatan. (fn/sc/ok)

Sumber : http://www.suaramedia.com/
komentar | | Read More...

Obat darah tinggi dengan teratai

Penulis : teguh on Sabtu, 21 Mei 2011 | 05.00

Sabtu, 21 Mei 2011

Darah tinggi yang dibiarkan akan lari menyebabkan stroke. Banyak alternatif untuk mengobati darah tinggi, selain dengan menggunakan mahkota dewa, tanaman herbal yang satu ini mungkin perlu anda pertimbangkan.

Teratai. Yup benar, teratai merupakan salah satu tanaman herbal yang banyak sekali manfaatnya untuk pengobatan berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah untuk obat darah tinggi.

Ramuan 1
Siapkan 10 g biji teratai dan 15 g tunas biji teratai. (lien sim), kemudian bahan tersebut direbus dengan 350 cc air sampai tersisa 200 cc. Cara konsumsinya minum setiap hari seperti teh.

Ramuan 2
Sama seperti pada ramuan herbal pertama, cuma ramuan berikut tanpa menggunakan biji teratai, melainkan cuma tunas biji teratai (lien sim). Siapkan tunas biji teratai sebanyak 10-15 g, lalu direbus dengan air secukupnya sampai mendidih, dan minum sebagai teh. Dapat juga tunas biji teratai digiling halus, seduh dengan air panas, lalu minum.

Demikian cara membuat dua ramuan herbal obat darah tinggi dengan menggunakan tanaman herbal teratai. Semoga bermanfaat.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/
komentar | | Read More...

RSSPump

Translate

Arsip Blog

Random Post

 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger