News Update :
Tampilkan postingan dengan label insomnia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label insomnia. Tampilkan semua postingan

Insomnia / Sulit Tidur Dapat Dihilangkan

Penulis : teguh on Selasa, 11 Desember 2012 | 01.28

Selasa, 11 Desember 2012

Insomnia atau sulit tidur merupakan masalah kesehatan bukan merupakan suatu penyakit. Dimana kita mengalami kekurangan kuantitas tidur dimalam hari yang berakibat buruk pada kesehatan tubuh. Insomnia dapat diklasifikasikan berdasarkan lamanya masalah tersebut terjadi.

1. Jika insomnia berlangsung kurang dari seminggu maka termasuk dalam insomnia sementara.
2. Jika gejala insomnia berlangsung antara seminggu sampai tiga minggu maka termasuk dalam insomnia jangka pendek.
3. Jika insomnia berlangsung selama lebih dari tiga minggu maka ia digolongkan sebagai insomnia kronis.

Ada penyebab yang berbeda dari insomnia seperti kondisi medis, psikiatris, faktor situasional atau masalah tidur utama. Beberapa penyebab umum insomnia sementara dan jangka pendek adalah masalah kebisingan atau suara yang menggangu, perubahan jam kerja, suhu ruangan yang tidak nyaman, pengaruh obat dll.
Penyebab insomnia kronis adalah tingkat stres, kecemasan, depresi.

beberapa gejala utama insomnia :
1. Kesulitan dengan ingatan.
2. Mudah marah dan gangguan interaksi sosial.
3. Gangguan koordinasi gerak motorik.

Masalah insomnia dapat dihilangkan secara alami. Berikut ini tips kesehatan untuk menghilangkan insomnia.

1. Cobalah untuk bermeditasi minimal 15 menit sebelum tidur. ketika pikiran kita tidak santai / rileks maka akan berakibat sulit untuk tidur.

2. Biasakan mulai tidur jam 10 malam. Menurut "Ayurveda" ( ilmu kesehatan hindia) tidur pada jam 10 akan mendapatkan kualitas tidur yang baik. Apabila lebih dari jam 10 maka akan mengurangi dari kualitas tidur tersebut.

3. Minum banyak air putih untuk membantu mengeluarkan racun dan zat berbahaya lain dari tubuh.

4. Lakukan pemijatan tubuh sebekum mandi setidaknya 1-2 kali seminggu juga efektif.

5. Jika sebelum tidur anda merasa tidak tenang / gelisah, cobalah mendengarkan musik yang menenangkan atau baca buku yang dapat merilekskan pikiran.

6. Hindari makanan - minuman yang mengandung kafein sebelum tidur seperti kopi, cokelat, minuman bersoda, dll.

7. Ciptakan suasana kamar yang tenang dan nyaman.

8. hindari penggunaan obat tidur karena hanya akan membuat anda ketergantungan padanya.

9. rutin olahraga, karena dengan berolahraga membuat tubuh menjadi lebih fit dan sehat.

Mulai tidur sehat dan berkualitas, selain mendapatkan kesegaran dipagi hari untuk melakukan rutinitas juga sangat baik untuk kesehatan.

source : tips dan artikel
komentar | | Read More...

Khasiat Bunga Teratai

Penulis : teguh on Selasa, 13 September 2011 | 01.33

Selasa, 13 September 2011

Nama botani: Nelumbium nelumbo Druce
Famili : Nymphaeaceae
Sinonim : Nelumbiurn nuciferum, Gaertn. = N. speciosum, Wilid. = Nelumbo nucifera, Gaertn. = Nyrnphaea nelumbo, Linn.
Nama lokal : Padma, seroia, terate, tarate, taratai besar

Uraian :
Tanaman air menahun yang indah, asli dari daratan Asia. Teratai dibudidayakan di perairan dan kolam, kadang ditemukan tumbuh liar di rawa-rawa. Tanaman air yang tumbuh tegak. Rimpang tebal bersisik, tumbuh menjalar.

Daun dan bunga keluar langsung dari rimpangnya yang terikat pada lumpur di dasar kolam. Helaian daun lebar dan bulat, disangga oleh tangkai yang panjang dan bulat berdiameter 0,5-1 cm, panjangnya 75-150 cm. Daun menyembul ke atas permukaan air, menjulang tegak seperti perisai. Permukaan daun berlilin; warnanya hijau keputihan, tepi rata, bagian tengah agak mencekung, tulang daun tersebar dari pusat daun ke arah tepi, diameter 30-50 cm.

Bunganya harum, tumbuh menjulang di atas permukaan air dengan tangkai bulat panjang dan kokoh, panjang tangkai bunga 75-200 cm. Diameter bunga 15-25 cm, benang sari banyak kepala sari kuning, mahkota bunga lebar, ada yang engkel dan ada yang dobel dengan warna merah jambu, putih dan kuning. Bunga mekar sehari penuh dari pagi sampai sore hari. Setelah layu, mahkota bunga berguguran sampai akhirnya tersisa dasar bunga yang akan menjadi bakal buah, bentuknya seperti kerucut terbalik dengan permukaan datar semacam spons dan berlubang-lubang berisi 15-30 biji, warnanya hijau kekuningan, kemudian hijau dan akhirnya coklat hitam, garis tengah 6-11 cm.

Biji bentuknya bulat seperti kacang tanah, terdapat dalam lubang-lubang buah yang berbentuk seperti sarang tawon. Biji yang sudah tua warnanya hijau kehitaman, umurnya kira-kira 1 bulan sejak bunganya mekar. Daunnya biasa dipakai sebagai bahan pembungkus, rimpang muda dan biji bisa dimakan. Pemeluk agama Budha menganggap bunga ini sebagai lambang kesucian, tercermin dalam berbagai lukisan dan patung yang menggambarkan Sang Budha sedang duduk bersemedi di atas bunga teratai.

Penyakit Yang Dapat Diobati
Diare, disentri, keputihan, kanker nasopharynx, demam, insomnia; Hipertensi, muntah darah, mimisan, batuk darah, sakit jantung; Beri-beri, sakit kepala, berak dan kencing darah, anemia, ejakulasi;

Bagian yang dapat dipakai
Seluruh tanaman. Rimpang, daun dan tangkai, bunga dan benang sari, biji dan penyangga bunga yang seperti sarang tawon/spons (reseptacle), serta tunas biji. Pemakaian segar atau yang telah dikeringkan.

Kegunaan :

Biji:
- Gangguan penyerapan makanan (malabsorbtion).
- Diare karena badan lemah, radang usus kronis (enteritis kronis).
- Disentri.
- Muntah-muntah.
- Keputihan, perdarahan pada wanita.
- Mimpi basah (spermatorrhea).
- Susah tidur, banyak mimpi.
- Kencing terasa sakit dan keruh.
- lesu tidak bersemangat (neurasthenia).
- Kanker nasopharynx.

Tunas biji teratai:
- Demam, rasa haus.
- Jantung berdebar, gelisah.
- Muntah darah.
- Ejakulasi dini.
- Mata merah dan bengkak.
- Susah tidur (insomnia).
- Darah tinggi (hipertensi).

Banang sari:
- keluar sperma malam hari (sperrnatorrhea).
- Keputihan (leucorrhea).
- Perdarahan seperti muntah darah, disentri.
- sering kencing.
- Tidak dapat menahan kencing (enuresis).

Remptacle:
- Perdarahan kandungan yang berlebihan.
- Darah haid berlebihan.
- Perdarahan sewaktu hamil.
- Keluar cairan (lochia) yang berlebihan setelah melahirkan.
- Sakit perut bawah akibat sumbatan darah.
- Berak darah, kencing darah.
- Wasir, koreng basah.

Rimpang:
- Demam, rasa haus.
- Batuk darah, muntah darah, mimisan.
- Berak darah, kencing darah. Tekanan darah tinggi.
- Sakit jantung.
- Gangguan lambung.
- Kurang darah (anemia).
- Gangguan pada mati haid (menopause).
- Neurosis.

Akar:
- Muntah darah, mimisan.
- Kencing panas dan merah.
- Batuk darah, berak darah.

Daun:
- Pingsan karena hawa panas (heat stroke).
- Diare karena panas atau lembab.
- Pusing, sakit kepala.
- Beri-beri.
- Perdarahan seperti mimisan, muntah darah, berak darah.
- Perdarahan pada wanita.

Dasar daun:
- Disentri berdarah, diare.
- Bayi dalam kandungan tidak tenang.

Batang:
- Heat stroke, pingsan.
- Dada terasa tertekan karena panas atau lembab.
- Diare, muntah.
- Keputihan.

Bunga:
- Terpukul (trauma).
- Perdarahan.
- Radang kulit bernanah (impetigo).

Tepung rimpang:
- Menambah selera makan,
- Badan lemah dan kurang darah.
- Diare.

Contoh Pemakaian untuk Obat:

1. Batuk darah, muntah darah
* Rimpang teratai dicuci bersih lalu dijuice, sampai terkumpul 1 gelas ukuran 200 cc.
* Minum, lakukan selama 3-5 hari berturut-turut.

2. Muntah, diare
* 50 g rimpang teratai dan 15 g jahe dicuci lalu dijuice atau diparut, ambil airnya.
* Minum sehari 3 kali.

3. Disentri
* 50 g rimpang teratai dan 10 g jahe, diparut atau dijuice.
* Air perasannya ditambahkan 100 cc air, lalu dipanaskan sampai mendidih.
* Setelah dingin tambahkan 1 sendok makan madu, diaduk lalu diminum.

4. Darah tinggi

Cara pertama
* 10 g biji teratai dan 15 g tunas biji teratai. (lien sim), direbus dengan 350 cc air sampai tersisa 200 cc.
* Minum setiap hari seperti teh.

Cara kedua
* Tunas biji teratai (lien sim) sebanyak 10-15 g direbus dengan air secukupnya sampai mendidih
* Minum sebagai teh.
* Dapat juga tunas biji teratai digiling halus, seduh dengan air panas, minum.

5. Panas dalam, gondokan, juga bermanfaat untuk penderita jantung dan lever
* 100 g rimpang teratai dan 50 g rimpang segar alang-alang, dicuci lalu dipotong-potong secukupnya.
* Rebus dengan 500 cc air bersih sampai tersisa 250 cc.
* Setelah dingin disaring, minum seperti teh.

6. Keluar darah dari hidung (mimisan)
* Ruas akar teratai dicuci bersih lalu dijuice.
* Airnya diteteskan ke hidung.

Sumber : http://www.smallcrab.com/kesehatan/163-khasiat-bunga-teratai
komentar | | Read More...

Bunga mawar & kegunaannya

Penulis : teguh on Senin, 05 September 2011 | 22.43

Senin, 05 September 2011

Berikut ini beberapa resep pemakaian bunga mawar, dari Dr.Amarullah H.Siregar dan Prof. Hembing Wijayakusuma seperti tercantum dalam Ensiklopedia Milenium.
Bunga mawar bisa digunakan secara tunggal, dan bisa juga diramu dengan beberapa bahan berkhasiat lainnya.

Untuk pemakaian dalam.
Menyembuhkan insomnia, kelelahan, dan rileksasi:
100 gram kelopak mawar direbus dengan 100 cc air, hingga air berkurang menjadi 50 cc. Rebusan ini bisa dicampur dengan air putih matang atau air teh,kemudian dibagi menjadi tiga dan diminum pada pagi, siang, dan malam.
Jangan menambah gula pada sari teh bunga mawar ini.

Haid tidak teratur:
15-21 gram bunga mawar segar diseduh dengan air panas, lalu diminum beberapa kali sehari. Keputihan: 9-15 gram akar mawar direbus dengan air secukupnya, lalu disaring dan diminum airnya.

Penurun panas karena campak :
15 kuntum bunga mawar direbus dengan 600 cc air sampai tersisa 400 cc, lalu disaring dan diminum dua kali sehari. Tiap kali minum sebanyak 200 cc.

Pembengkakan payudara:
15 gram bunga mawar dan 2,5 gram daun teh (camellia sinensis L) diseduh dengan air mendidih secukupnya, lalu disaring dan airnya diminum.

Radang usus akut dan kronis:
10 gram bunga mawar kering, 15 gram sambiloto kering (andrographis paniculata Nees), dan 30 gram krokot (portucala oleracea L), direbus dengan 600 cc air, hingga tersisa 300 cc. Air kemudian disaring dan diminum secara teratur.

Penyempitan pembuluh darah: 20 gram bunga mawar, 30 gram daun dewa kering (gynura segetum Merr), dan 15 gram temu hitam (curcuma aeruginosa Roxb), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum dengan teratur.

Rematik dan pegal linu:
10 gram bunga mawar kering dan 10 gram jahe merah (zingiber officinale Rosc), direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc. Airnya kemudian disaring dan diminum 1-2 kali sehari.

Sakit maag:
6 gram bunga mawar kering dan 15 gram jahe direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu airnya disaring dan diminum secara teratur.

Susah buang air besar (sembelit): 10 gram bunga mawar kering dan 5 gram bubuk temulawak (curcuma xanthorrhiza Roxb), direbus dengan 300 cc air, hingga tersisa 200cc. Airnya lalu disaring dan diminum dua kali sehari. Tiap akli minum sebanyak 100cc.

Untuk pemakaian luar
Digigit serangga:

Sekuntum bunga mawar, 10 kuntuk bunga melati (Jasminum sambac L.) dan 2 kuntumbunga kenanga (canangium odoratum Bail),dicuci bersih lalu digiling sampaihalus. Tambahkan satu sendok teh minyak kelapa (cocos nucifera L.) aduk rata lalu tempelkan pada bekas sengatan dan dibalut.

Jerawat:
Bunga mawar secukupnya dikeringkan dengan cara diangin-anginkan, lalu dihaluskan sampai menjadi bubuk. Campurkan bubuk itu dengan sedikit air, lalu oleskanpada wajah yang jerawat.

Sumber : http://www.pondokrenungan.com/isi.php?table=sehat&id=5&next=0
komentar | | Read More...

RSSPump

Translate

Arsip Blog

Random Post

 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger