News Update :
Tampilkan postingan dengan label Rematik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rematik. Tampilkan semua postingan

Manfaat Putri Malu bagi Kesehatan

Penulis : teguh on Selasa, 09 Oktober 2012 | 23.31

Selasa, 09 Oktober 2012

Tanaman putri malu adalah jenis flora yang telah lama dikenal memiliki karakter unik, yaitu daun yang akan menutup ketika tersentuh sesuatu. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah, tetapi kemudian tersebar dan tumbuh di wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, dan di Kepulauan pasifik.

Selain itu, pemilik nama latin Mimosa pudica ini telah lama dikenal sebagai tanaman obat untuk beberapa jenis penyakit, baik dari daun, akar maupun bibit putri malu. Manfaat putri malu bagi kesehatan manusia mulai dikenal sejak lama. Bentuk ekstrak putri malu terbukti secara empiris mampu melumpuhkan larva cacing gelang yang menjadi parasit dalam sistem pencernaan manusia dalam waktu kurang dari 1 jam. Hal ini seperti data yang dirilis oleh Departement of Zoology Jamaica pada Desember 1990.

Penemuan mutakhir menunjukkan bahwa putri malu memiliki potensi sebagai alternatif dalam kemoterapi terhadap kanker. Manfaat putri malu ini dikarenakan adanya kandungan mimosin di dalamnya. Mimosin termasuk dalam golongan alkaloid yaitu zat kimia yang mengandung beberapa zat aktif seperti carbon, nitrogen, oksigen, sulfur, dan hidrogen. Zat ini memiliki efek antiproliferatif dan apoptosis, sebagaimana senyawa kimia yang terdapat dalam kemoterapi.

Manfaat putri malu juga memberi efek secara neurologis. Ini terindikasi melalui penelitian yang dilakukan oleh Rama Mishra, seorang dokter di India. Penelitian yang ia lakukan terhadap hewan percobaan menunjukkan bahwa mengkonsumsi ekstrak putri malu dapat meningkatkan regenerasi syaraf yang rusak sebesar 30 hingga 40%. Hasil ini kemudian diuji coba pada 52 orang yang mengalami penyakit gangguan syaraf seperti lumpuh, meningithis tulang belakang, dan degenerasi syaraf tulang belakang.

Hasil awal menunjukkan bahwa putri malu dapat mempengaruhi sistem syaraf pasien meskipun dalam skala yang ringan, yaitu berkurangnya serangan kejang pada tubuh mereka. Manfaat tanaman obat ini bagi sistem syaraf lainnya adalah memberikan efek penenang atau antidepressan, sebagaimana dibuktikan melalui riset yang dilakukan oleh Universitas Veracruz Meksiko.

Khasiat dan kegunaan tanaman herbal putri malu untuk dalam:
1. Susah tidur (insomnia).
2. Radang saluran nafas (bronchitis).
3. Panas tinggi pada anak-anak.
4. Herpes (radang kulit karena virus).
5. Cacingan (ascariasis).
6. Rheumatik.
Pengobatannya rebus 10-15 menit tanaman herbal putri malu.

Khasiat dan kegunaan tanaman herbal putri malu untuk luar:
1. Luka
2. Radang kulit bemanah (piodermi)
3. Herpes
Pengobatannya tanaman segar dilumatkan, ditempelkan di tempat yang sakit.

Berikut contoh pemakaian tanaman ini untuk pengobatan:

Insomnia (sudah tidur)
Untuk mengobati insomnia, sebanyak 30-60 gram daun putri malu direbus lalu airnya diminum. Bisa juga dengan mencampur 15 gram daun putri malu dengan 15 gram daun sawi langit (vemonia cinerea) dan 30 gram daun calincing lalu direbus. Airnya kemudian diminum.

Chronic Bronchitis
Untuk mengobati penyakit bronchitis, 60 gram akar putri malu dicampur 600 cc air, lalu direbus dengan api kecil sehingga menjadi 200 cc. Lalu airnya dibagi untuk dua kali minum.

Batuk dengan dahak banyak
Sedangkan bagi penderita batuk dengan dahak banyak, akar putri malu sebanyak 10-15 gram direbus lalu airnya diminum.

Rematik
15 gram akar Putri Malu direndam dalam arak putih 500 cc selama 2 minggu. Kemudian ditempelkan di tempat yang sakit.

Masih ada lagi manfaat putri malu, diantaranya berkhasiat untuk mengatasi penyakit malaria. Akar dan bijinya berkhasiat untuk merangsang muntah.

Hanya saja pemakaian akar putri malu dalam dosis yang tinggi bisa mengakibatkan keracunan dan muntah-muntah. Wanita hamil juga dilarang minum ramuan tersebut karena bisa membahayakan janin.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis adalah Manis, astringen, agak dingin. Penenang (tranquiliser), sedative, peluruh dahak (expectorant), anti batuk (antitusive), penurun panas (antipiretic), anti radang (anti-inflammatory), peluruh air seni (diuretic). Kandungan kimia tanaman ini adalah Mimosine.

Peringatan:
1. Penggunaan akar putri malu dalam dosis tinggi dapat menyebabkan keracunan dan muntah-muntah.
2. Ibu hamil dilarang meminumn rebusan tumbuhan obat ini karena dapat menyebabkan kematian pada janin.


Sumber : http://natureterapi.blogspot.com/2012/01/manfaat-putri-malu-bagi-kesehatan.html
komentar | | Read More...

Manfaat dan Khasiat Bunga Matahari

Penulis : teguh on Rabu, 03 Oktober 2012 | 06.20

Rabu, 03 Oktober 2012

Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae) yang populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Bunga tumbuhan ini sangat khas: besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30cm). Bunga ini sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap ke arah matahari atau heliotropisme. Orang Perancis menyebutnya tournesol atau "pengelana Matahari". Namun demikian, sifat ini disingkirkan pada berbagai kultivar baru untuk produksi minyak karena memakan banyak energi dan mengurangi hasil.

Nama ilmiah Bunga Matahari:
Helianthus annuus L

Nama daerah Bunga Matahari :
Nama-nama daerah tanaman Bunga Matahari tersebut antara lain bunga panca matoari (Minangkabau), kembang srengenge (Jawa), kembang sarengenge (Sunda), bunga ledom (Pulau Roti).

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Bunga Matahari :
Bunga matahari bersifat rasa lembut dan netral. Bagian bunga mengandung bahan kimia seperti quercimeritrin, asam oleanolat, helianthoside A,B, dan C, serta asam echinocystat. Bagian biji bunga matahari mengandung bahan kimia seperti -sitosterol, prostaglandin E, asam kiorogenik, asam quinat, phytin, dan 3,4-benzopyrene.

Dalam 100 g minyak biji bunga matahari terdapat lemak jenuh 9,8%, lemak tak jenuh, seperti oleat 11,7% dan linoleat 72,9% , serta tidak mengandung kolesterol.

Efek farmakologis bunga matahari diantaranya menurunkan tekanan darah, mengurangi rasa nyeri, antidisentri, merangsang pengeluaran cairan tubuh, seperti hormon dan enzim, merangsang pengeluaran campak, antiradang, antimalaria, peluruh air seni, pereda batuk, merangsang energi vital, menenangkan liver, serta menghilangkan rasa nyeri waktu buang air kemih.

Khasiat Bunga Matahari

1. Disentri
Cuci bersih 30 g biji bunga matahari lalu rebus deugan 1 gelas air panas. Tambahkan 30 g tumbuhan patikan kebo dan gula batu secukupnya, lalu tim selama 1 jam. Minum air rebusan biji saat hangat sekaligus 1 gelas sehari.

2. Kencing batu
Cuci bersih 25 g bunga matahari, 25 g labu bligo (Bemacasa hispida Cogn.), 25 g daun keji beling, dan 25 g rambut jagung. Rebus semua bahan dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum aimya sekaligus saat masih hangat 1 gelas sehari.

3. Radang payudara (mastitis)
Potong kepala bunga matahari kering tanpa biji secukupnya, sangrai sampai hangus, lalu digiling sampai menjadi bubuk. Untuk menjaga keawetan, simpan dalam toples. Seduh 10—15 g bubuk bunga dengan 1 gelas air panas. Tambahkan gula dan madu, masing-masing 1 sendok makan, lalu minum selagi hangat. Laikukan 3 kali sehari dengan dosis yang sama. Setelah pertama kali minum, diusahakan supaya berkeringat, misalnya tidur mengenakan selimut.

4. Rematik
Rebus kepala bunga matahari atau bagian tengah bunga matahari secukupnya bersama 15 g jahe sampai mendidih dan mengental. Tempelkan ramuan ke bagian yang sakit.

5. Sakit kepala
Cud 50 g bunga, 20 g jahe, dan 1 butir telur ayam utuh. Rebus semua bahan dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Minum air rebusan 2 kali sehari masing-masing 1 gelas. Lakukan setelah makan dan secara teratur.

6. Susah buang air besar dan kecil
Rebus 15 g akar segar bunga matahari dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas lain saring. Minum sekaligus saat hangat 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas sebelum makan. Ulangi sore hari dengan dosis dan cara yang sama.

Itulah Manfaat dan Khasiat Bunga Matahari Jika ada saran dan kritik jangan ragu untuk menyampaikan. Jika ada khasiat lain yang belum tertera silakan tinggalkan komentar dalam bentuk komentar di bawah ini semoga bermanfaat bagi kita semua.

Sumber : http://www.togasehat.com/2012/02/khasiat-bunga-matahari.html
komentar | | Read More...

Khasiat dan Manfaat Putri Malu

Penulis : teguh on Selasa, 02 Oktober 2012 | 07.54

Selasa, 02 Oktober 2012

Putri malu (Mimosa pudica) adalah perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup / "layu" dengan sendirinya saat disentuh. Walaupun sejumlah anggota polong-polongan dapat melakukan hal yang sama, putri malu bereaksi lebih cepat daripada jenis lainnya. Kelayuan ini bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.

Nama ilmiah Putri Malu:
Mimosa pudica

Nama daerah Putri Malu :
Nama-nama daerah tanaman Putri Malu tersebut antara lain Putri malu, si kejut, rebah bangun, akan kaget; Han xiu cao (China).;

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Putri Malu :
Manis, astringen, agak dingin. Penenang (tranquiliser), sedative, peluruh dahak (expectorant), anti batuk (antitusive), penurun panas (antipiretic), anti radang (anti-inflammatory), peluruh air seni (diuretic).

Kandungan Kimia:
Mimosine.

Khasiat dan Manfaat Putri Malu

1. Insomnia:
1. Cuci 30g herba putri malu segar, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sebelum tidur.
2. Sediakan bahan segar heba putri malu dan sawi langit (masing-masing 15g) dan 30g calincing segar (oxalis corniculata L.). Cuci bahan-bahan lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum sebelum tidur.

2. Chronic bronchitis:
a. Sediakan herba segar putri malu dan pegagan (masing-masing 30g) lalu cuci sampai bersih. Tambahkan 3 gelas air, lalu rebus sampai tersisa separonya. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sehari 3 kali masing-masing 1/2 gelas.
b. Cuci 60g putri malu segar, lalu potong-potong seperlunya. rebus dalam 3 gelas air dengan api kecil sampai tersisa 1 gelas. Stelah dingin saring dan air saringannya diminum untuk 2 kali minum, pagi dan sore hari. Ramuan ini diminum untuk 10 hari.

3. Batuk dengan dahak banyak
Cuci 10-15g akar putri malu segar sampai bersih, lau potong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air, lalu rebus sampai tersisa separonya. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sehari 3 kali, masing-masing 1/2 gelas.

4. Cacingan / Ascariasis:
Cuci 15-30g herba putri malu, alu rebus dengan 3 gelas air samapi tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum malam hari sebelum tidur.

5. Rheumatik:
15 gr akar Mimosa pudica direndam dalam arak putih 500 cc selama 2 minggu. Gunakan arak putri malu ini untuk mengompres bagian sendi yang sakit.

6. Batu saluran kencing
Cuci 20g herba putri malu segar, lalu rebus dalam 2 gelas air sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus. Sebaiknya ramuan ini diminum pada malam hari.

PERINGATAN:
Mengkonsumsi akar Putri Malu secara berlebihan (over dosis) dapat menyebabkan keracunan dan muntah-muntah, untuk itu Ibu hamil tidak dianjurkan mengkonsumsi akar Putri Malu karena khawatir dapat mengganggu perkembangan janin.

Itulah Manfaat dan Khasiat Putri Malu. Jika ada saran dan kritik jangan ragu untuk menyampaikan. Jika ada khasiat lain yang belum tertera silakan tinggalkan komentar dalam bentuk komentar di bawah ini semoga bermanfaat bagi kita semua.

Sumber : http://www.togasehat.com/2012/02/khasiat-putri-malu.html
komentar | | Read More...

Berbagai Khasiat Sarang Semut Asli Papua

Penulis : teguh on Selasa, 24 Juli 2012 | 19.41

Selasa, 24 Juli 2012

Secara empiris Sarang Semut telah terbukti dapat meyembuhkan beragam penyakit ringan dan berat, seperti kanker dan tumor, asam urat, jantung koroner, wasir, TBC, migren, rematik dan leukemia. Mengenai mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit tersebut memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dan kemungkinan senyawa aktif yang berperan menaklukkan penyakit tersebut dijelaskan sebagai berikut.

1. Kanker dan Tumor
Jenis-jenis kanker dan tumor, baik jinak maupun ganas, yang dapat disembuhkan dengan Sarang Semut adalah kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia), kecuali kanker tenggorokan dan rongga mulut.

Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker/tumor tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

2. Gangguan Jantung, terutama Jantung Koroner
Hingga kini mekanismenya memang belum jelas, tetapi kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan berbagai macam penyakit/gangguan jantung ada kaitannya dengan kandungan multi-mineral Sarang Semut, terutama kalsium dan kalium

3. Stroke ringan maupun berat
Pengobatan stroke kemungkinan sangat berkaitan dengan kandungan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

4. Ambeien (wasir)
Kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir) berkaitan dengan kandungan flavonoid dan taninnya yang tinggi. Kedua golongan senyawa ini dalam beberapa penelitian memang sudah terbukti dapat mengobati wasir

5. Benjolan-benjolan dalam payudara
Yang dimaksud dengan benjolan-benjolan pada payudara adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Diduga kuat mekanisme penyembuhannya serupa dengan kasus tumor dan kanker, yaitu dengan mengandalkan kemampuan kandungan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut.

6. Gangguan fungsi ginjal dan prostat
Mekanisme pengobatan gangguan fungsi ginjal dan prostat kemungkinan ada kaitannya dengan kandungan antioksidan (flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada dalam Sarang Semut.

7. Haid dan Keputihan
Proses pengobatan untuk keputihan dan melancarkan haid ada kaitannya dengan kandungan flavonoid, tanin, dan multi-mineralnya, terutama kalsium dan seng.

8. Melancarkan Peredaran Parah
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam sarang memiliki peranan penting dalam melancarkan peredaran darah.

9. Migren (sakit kepala sebelah)
Untuk pengobatan migren berkaitan dengan fungsi kandungan flavonoid dan multi-mineral dalam Sarang Semut, khususnya kalsium, natrium, dan magnesium.

10. Penyakit paru-paru (TBC)
Pengobatan TBC terkait dengan peranan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut yang berfungsi sebagai antivirus.

11. Rematik (encok)
Ini terkait dengan kemampuan flavonoid sebagai inhibitor enzim xanthine oxidase dan antioksidan serta tokoferol sebagai antioksidan dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

12. Gangguan alergi hidung, mimisan, bersin-bersin
Senyawa-senyawa yang bertanggung jawab terhadap gangguan ini adalah antioksidan (tokoferol dan flavonoid) dan tanin.

13. Sakit maag
Seperti halnya TBC, yang berperan dalam pengobatan maag adalah flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut sebagai antibakteri.

Manfaat Tambahan Sarang Semut
Selain telah terbukti secara empiris dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti tersebut di atas, Sarang Semut juga dapat digunakan untuk untuk melancarkan dan meningkatkan ASI, memulihkan gairah seksual, dan memulihkan serta menjaga stamina.

1. Melancarkan dan meningkatkan ASI
Kandungan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, mempercepat proses pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan, dan memulihkan kewanitaan (sari rapet).

2. Memulihkan gairah seksual
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan gairah seksual ini.

3. Memulihkan stamina tubuh
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dais tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam memulihkan kesegaran dan stamina tubuh.

(Sumber: Buku “Gempur Penyakit dengan Sarang Semut” Penulis Dr. Ir. Ahkam Subroto, Hendro Saputro)
Sumber : http://dexririshop.blogspot.com/
komentar | | Read More...

Manfaat Pepaya untuk Obat

Penulis : teguh on Senin, 09 April 2012 | 08.05

Senin, 09 April 2012

Pepaya atau Carica papaya, Linn.
Familia : Cariccaceae

Pepaya (carica papaya) merupakan tumbuhan yang berbatang tegak dan basah. Pepaya menyerupai palma, bunganya berwarna putih dan buahnya yang masak berwarna kuning kemerahan, rasanya seperti buah melon. Tinggi pohon pepaya dapat mencapai 8 sampai 10 meter dengan akar yang kuat. Helaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia. Apabila daun pepaya tersebut dilipat menjadi dua bagian persis di tengah, akan nampak bahwa daun pepaya tersebut simetris. Rongga dalam pada buah pepaya berbentuk bintang apabila penampang buahnya dipoting melintang. Tanaman ini juga dibudidayakan di kebun-kebun luas karena buahnya yang segar dan bergizi.

Nama Lokal :
Papaw (Inggris), Pepaya (Indonesia), Gedang (Sunda); Betik, Kates, Telo gantung (Jawa);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Batu ginjal, Hipertensi, Malaria, Sakit keputihan, Kekurangan ASI; Reumatik, Malnutrisi, Gangguan saluran kencing, haid berlebihan; Sakit Perut saat haid, Disentri, Diare, Jerawat, Ubanan;

1. Batu Ginjal (niersteen = Belanda)
Bahan: 7 lembar daun pepaya
Cara membuat dan menggunakan :
Memakai formula 3-5-7 plus, artinya :
* Hari Pertama, 3 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
* Hari Kedua, 5 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
* Hari Ketiga, 7 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
* Untuk menutupnya ditambah dengan minum air kelapa muda (degan=Jawa), yang dipilih dari buah kelapa hijau.

Catatan : bagi yang mengidap hipertensi tidak boleh minum resep ini.

2. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
a. Bahan: 2 potong akar pepaya
Cara membuat: direbus dengan 1 liter air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring;
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir

b. Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara
Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring
Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

3. Malaria
Bahan: 1 lembar daun pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari, garam secukupnya.
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian diperas dan disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari selama 7 hari berturut-turut.

4. Sakit Keputihan
Bahan: 1 lembar daun pepaya, 1 potong akar rumput alang-alang, adas pulosari secukupnya.
Cara membuat: daun pepaya dicincang halus, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan disaring
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas dan dilakukan secara teratur.

5. Kekurangan ASI
Bahan: buah pepaya yang masih hijau (muda) tanpa dikuliti.
Cara membuat: buah pepaya tersebut dibelah menjadi 2 bagian, sebagian direbus dengan air dan sebagian yang lain menggunakan cuka.
Cara menggunakan: air rebusan tersebut diminum 2-3 sendok teh sehari dan dilakukan secara teratur.

6. Reumatik
a. Bahan: buah pepaya, 2 butir telur ayam kampung;
Cara membuat: buah pepaya dipotong penampangnya kemudian telur dimasukkan dalam pepaya melalui lubang yang telah dibuat dengan memotong penampang tadi, ditutup kembali rapat-rapat dan dibakar hingga telur yang ada di dalamnya masak
Cara menggunakan: telur yang sudah masak tersebut dimakan pagi dan sore

b. Bahan: 2 potong akar pepaya, 1 lembar daun pepaya;
Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas pada sore hari.

7. Malnutrisi (gejala kekurangan salah satu zat makanan pada balita)
a. Bahan: 2 lembar daun pepaya, 3 tangkai daun dadap serep, kapur sirih secukupnya.
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus.
Cara menggunakan: dipergunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut balita yang sakit.

b. Bahan: 1 lembar daun pepaya
Cara membuat: direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya
Cara menggunakan: diminumkan pada balita 2 sendok makan setiap hari.

8. Gangguan saluran kencing
Bahan: 3 potong akar pepaya
Cara membuat: direbus dengan 1 liter air air sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 0,5 gelas.

9. Haid berlebihan
Bahan: buah pepaya yang masih hijau (muda)
Cara membuat: direbus dengan air sampai masak.
Cara menggunakan: dimakan dagingnya.

10. Sakit perut pada waktu haid
Bahan: 1 lembar daun pepaya, buah asam dan garam secukupnya
Cara membuat: daun pepaya ditumbuk halus, dicampur dengan bahan lainnya sampai merata dan ditambah air sampai merata dan ditambah air masak secukupnya, kemudian diperas dan disaring.
Cara menggunakan: diminum pada saat haid.

11. Disentri
Bahan: 2 lembar daun pepaya dan 1 sendok teh bubuk kopi.
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 cangkir.

12. Diare
a. Bahan: 7-10 biji buah pepaya
Cara membuat: biji pepaya dicuci bersih dan dikunyah.
Cara menggunakan: Ditelan atau dimakan 1 kali sehari

b. Bahan: 1 lembar daun pepaya dan 1 sendok minyak kelapa
Cara membuat: direbus dengan air dan diberi minyak kelapa sebanyak 1 sendok
Cara menggunakan: daun pepaya yang sudah menjadi layu dan lemas itu dalam keadaan masih hangat ditempelkan pada perut si sakit.

Sumber : http://www.smallcrab.com/kesehatan/105-pepaya-dan-manfaatnya
komentar | | Read More...

Binahong (Anredera cordifolia Steenis )

Penulis : teguh on Kamis, 15 Maret 2012 | 06.35

Kamis, 15 Maret 2012

Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis ) adalah tanaman obat daari famili Basellaceae yang berasal dari daratan Tiongkok yang dikenal dengan nama asli Dheng San Chi. Tumbuhan ini telah dikenal memiliki kasiat penyembuhan yang luar biasa dan telah ribuan tahun dikonsumsi oleh bangsa Tiongkok, Korea, Taiwan dll. Hampir semua bagian tanaman binahong seperti umbi, batang dan daun dapat digunakan dalam terapi herbal. Tanaman ini memang tumbuh baik dalam lingkungan yang dingin dan lembab.

KHASIAT BINAHONG
1. Menyembuhkan luka dalam dan luar: luka operasi, typhus, radang usus, luka tersayat, memar, luka bakar, maag, wasir, caesar.
2. Pembengkakan Jantung, Pembengkakan Lever
3. Memulihkan Kondisi Tubuh (Lemah setelah sembuh dari sakit)/ memulihkan stamina
4. Rhematik, Nyeri Otot, Asam Urat
5. Mencegah Strooke
6. Sesak Napas
7. Disentri
8. Kencing Manis (Diabetes)
9. Keputihan
10. Kelemahan Laki-laki
11. Menyuburkan Kandungan
12. Kerusakan Ginjal

CONTOH PENGGUNAAN (RESEP SEDERHANA)

A. UMBI (RHIZOMA)

1) Umbi direbus bersama Daun Sirih Temu Rose dengan jumlah selalu ganjil (7,9,11) untuk penyembuhan :
~ Pembengkakan Jantung
~ Pembengkakan Lever
~ Kencing Manis
~ Kerusakn Ginjal
~ Radang Usus Besar

2) Umbi dicuci kemudian direbus, disaring dan langsung diminum (tiga gelas/hari) untuk penyembuhan :
~ Baru Operasi, maag, Thypus Desentri, Kesegaran Jasmani (ditambah telor dan Madu),
~ Mencegah Strooke, Asam urat, sakit Pinggang (ditambah telor dan madu).

TANAMAN OBAT KELUARGA : BERUPA KHASIAT DAUN AJAIB (BINAHONG)

Beberapa lembar daun ini dikunyah hingga halus atau dimasak dengan segelas air dan diminum beserta ampasnya atau lebih mudah (diblender) daun ajaib ini mempunyai khasiat sebagai berikut :

KATEGORI PENYAKIT BERAT
• Batuk / Muntah darah : 10 lembar daun ini diminum setiap hari
• Paru-paru berlubang : 10 lembar setiap hari
• Kencing manis : 11 lembar / hari
• Sesak napas / bengek : 7 lembar setiap hari
• Borok akut yang menahun : 12 lembar setiap hari
• Patah tulang : 10-20 lembar setiap hari
• Darah rendah : 8 lembar setiap hari
• Radang ginjal : 7 lembar setiap hari
• Segala macam gatal-gatal/ eksim kulit : 9 lembar setiap hari
• Gegar otak ringan atau berat : 10 – 15 lembar setiap hari
• Gejala liver : 10 lembar setiap hari

Untuk katagori penyakit berat tersebut dibutuhkan waktu penyembuhan 1 hingga 6 bulan diusahakan agar bersabar minum obat ini setiap hari.

KATEGORI PENYAKIT RINGAN
• Disentri atau buang air besar : 10 lembar daun ini diminum setiap hari
• Ambeien hingga berdarah : 16 lembar setiap hari
• Hidung mimisan (berdarah) : 4 lembar setiap hari
• Habis bedah operasi : 20 lembar setiap hari
• Luka baker 10 lembar setiap hari
• Luka akibat kecelakaan/benda tajam : 10 lembar setiap hari
• Jerawat : 8 lembar setiap hari
• Usus bengkak : 3 lembar setiaphari
• Gusi berdarah : 4 lembar setiap hari
• Kurang nafsu makan : 5 lembar setiap hari
• Habis bersalin / melahirkan : 7 lembar setiap hari diminum samapai 10 hari
• Melancarkan haid : 3 lembar setiap hari diminum selama masa haid
• Menjaga stamina tubuh agar tetap sehat : 1 lembar setiap hari selamanya
• Penghangat badan : 5 lembar setiap hari
• Lemah syahwat : 3 lembar setiap hari atau 10 lembar setiap hari dicampur dengan madu

Untuk kategori penyakit ringan tersebut dibutuhkan pengobatan hanya beberapa hari atau minggu. Untuk anak-anak cukup berikan separuh takaran orang dewasa.

B. DAUN
~ Daun dipipis dengan laos untuk penyembuhan Rhematik
~ Daun bersama kunci pepet kemudian direbus untuk cebok untuk mengatasi penyakit keputihan.

C. BATANG
Untuk mengatasi kelemahan laki-laki
~ Diambil getahnya dioleskan pada penis
~ Direbus bersama kencur (tiga gelas menjadi satu gelas) diminum tiap malam selama satu minggu.

D. BUNGA
Bunga direbus dengan air (satu gelas menjadi seperempat gelas) diminum bermanfaat untuk menyuburkan kandungan.

E. DAUN DAN BATANG ( UNTUK PEMAKAIAN LUAR / BOROK)
Daun dan Batang ditumbuk halus, kemudian dioleskan (bobok) bagian yang sakit untuk menyembuhkan :
~ Memar terpukul
~ Luka bacok
~ Terkena api/Besi panas
~ Rheumatik
~ Pegal linu
~ Nyeri otot
~ Menghaluskan kulit

F. KATEGORI PENYAKIT BERAT KANKER/TUMOR/GINJAL/DLL
~ Daun Binahong : 7 lembar
~ Umbi Binahong : 9 buah
~ Kapologo : 7 buah
~ Kulit daun salam 3 iris
~ Mahkota Dewa 9 iris direbus
Direbus dengan 3 gelas air.

Semoga bermanfaat dan salam sehat!

Sumber :
http://shella.blog.uns.ac.id/2009/04/12/binahong-anredera-cordifolia-ten-steenis/
http://benyaliwibowo.wordpress.com/2008/08/04/binahong-sebagai-obat-kencing-manis-sesak-nafas-darah-rendah-radang-ginjal-muntah-muntah-gegar-otak-ringan/
komentar | | Read More...

Binahong Dan Khasiatnya

Penulis : teguh on Jumat, 09 Maret 2012 | 23.29

Jumat, 09 Maret 2012

Sekitar 4 hari yang lalu ketika ada acara keluarga obrolanpun melebar kemana-mana hingga sampai pada masalah Kesehatan Dan Penyakit. “Ada gejala darah tinggi nih” kata kakakku. “Kalau paman sih sudah lama Asam Urat” kata paman. Adik saya nimbrung “Coba aja cari Pohon Ajaib Binahong“. Semua tertawa mendengar kata itu. Sebab kedengarannya aneh, seperti main-main, apalagi si bungsu ini terkenal nakal, tukang guyon dan si tukang usil. Ternyata memang benar, ketika dia mengatakan coba aja cari di internet. Akhirnya tanya sama om google dengan keyword Binahong Dan Khasiatnya. Wah banyak juga.. dasar kurang gaul, kok baru tahu sekarang ya.

Ketika dibaca, tertarik juga untuk nanam pohon ini kali2 aja nanti perlu untuk keperluan sendiri atau kerabat/ tetangga lain yang butuh, sambil barang kali di antara sobat2 ada yang tahu / ada yang punya dan ingin coba berbagi pohon tersebut atau bila sobat ingin tahu dan gak sempat mampir ke sumber aslinya, sengaja saya copas dari Blognya sobat Beny Ali Wibowo sbb. :

TANAMAN ini tumbuh merambat. Sering digunakan sebagai gendola atau gapura yang melingkar di atas jalan taman. Ada yang menamainya binahong dan berasal dari Korea. Namun tanaman ini sebenarnya sudah lama ada di Indonesia dan biasa disebut gendola (Basella rubra Linn).

Hampir semua bagian tanaman binahong seperti umbi, batang dan daun dapat digunakan dalam terapi herbal. Kini bibitnya mudah dibeli di objek wisata Kopeng. Tanaman ini memang tumbuh baik dalam lingkungan yang dingin dan lembab.

Manfaat tanaman ini sudah dipetik Soejiyo, mantan karyawan Kanindotex yang biasa nglaju Solo-Semarang setiap kali bekerja. Katanya, binahong adalah herba yang dapat memulihkan stamina yang loyo.

Selain meningkatkan vitalitas pria, binahong dapat menyembuhkan luka dalam dan luar seperti setelah operasi, typus, maag, radang usus dan ambeien. Dapat pula mengatasi pembengkakan dan pembekuan darah, memulihkan kondisi lemah setelah sakit, rematik, luka memar terpukul, asam urat dan mencegah stroke.

Untuk pemakaian dalam, Soejiyo meraciknya sebagai berikut: ambil rhizoma (umbi) secukupnya, dicuci bersih, kemudian direbus, setelah dingin disaring dan hasilnya diminum 2-3 kali sehari, Cara ini untuk menyembuhkan luka bekas operasi, maag, typus, disentri, kesegaran jasmani (tambah telur dan madu), mencegah stroke, asam urat dan sakit pinggang.

Namun dapat pula umbinya dikeringkan, lalu ditumbuk halus, kemudian dimasukkan dalam kapsul 0,5 mh dan diminum 3 kali sehari.

Untuk pemakaian luar, daun dan batang ditumbuk halus kemudian dioleskan pada bagian yang sakit. Bahan ini untuk menyembuhkan memar karena terpukul, kena api (panas), rheumatik, pegal linu, nyeri urat, menghaluskan kulit.

Umbi dicampur bahan lain dengan cara direbus bersama daun sirih, temulawak dengan perbandingan ganjil: 7, 9, 13 untuk penyembuhan pembengkakan jantung, pembengkakan lever, kencing manis, kerusakan ginjal dan radang usus besar.

Batangnya untuk mengatasi kelemahan laki-laki, yaitu dengan cara diambil getahnya dioleskan pada penis, diamkan beberapa saat kemudian lakukan sanggama dengan istri. Kalau digodog dengan kencur (3 gelas menjadi 1 gelas) diminum tiap malam selama satu minggu, hasilnya juga oke punya.

Khasiat Daun Ajaib Binahong

Daun Binahong adalah jenis tanaman yang amat berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Beberapa lembar daun ini dikunyah hingga halus atau dimasak dengan segelas air dan diminum beserta ampasnya atau lebih mudah di jus atau diblender. Adapun khasiat dari daun tersebut sebagai berikut :

A. Kategori Penyakit berat :
* Batuk/muntah darah : 10 lembar daun diminum setiap hari
* Paru-paru/bolong : 10 lembar daun diminum setiap hari
* Kencing manis : 11 lembar daun diminum setiap hari
* Sesak nafas : 7 lembar daun diminum setiap hari
* Borok akut(menahun) : 12 lembar daun diminum setiap hari
* Patah tulang : 10-20 lb daun diminum setiap hari
* Darah rendah : 8 lembar daun diminum setiap hari
* Radang ginjal : 7 lembar daun diminum setiap hari
* Gatal-gatal /eksim kulit : 10-15 lb daun diminum setiap hari
* Gegar otak ringan/berat : 10 lembar daun diminum setiap hari.

B. Kategori Penyakit Ringan
* Disentri/buang air besar : 10 lembar daun diminum setiap hari
* Ambeyen berdarah : 16 lembar daun diminum setiap hari
* Hidung mimisan : 4 lembar daun diminum setiap hari
* Habis bedah/operasi : 20 lembar daun diminum setiap hari
* Luka bakar : 10 lembar daun diminum setiap hari
* Kecelakaan/benda tajam : 10 lembar daun diminum setiap hari
* Jerawat : 8 lembar daun diminum setiap hari
* Usus bengkak : 3 lembar daun diminum setiap hari
* Gusi berdarah : 4 lembar daun diminum setiap hari
* Kurang nafsu makan : 5 lembar daun diminum setiap hari
* Kelancaran haid : 3 lembar daun diminum setiap hari
* Habis bersalin/melahirkan : 7 lembar daun diminum setiap hari
* Menjaga stamina tubuh : 1 lembar daun diminum setiap hari
* Penghangat badan : 5 lembar daun diminum setiap hari
* Lemah syahwat : 3-10 lb daun diminum setiap hari.

KAKATUNCARAN (Bhs Sunda)

Tanaman ini tumbuh liar dipekarangan, berguna untuk menyembuhkan penyakit kanker, caranya : keringkan kemudian direbus dan airnya setiap hari diminum.

Tulisan ini mudah-mudahan dapat berguna bagi rekan-rekan semua, setiap saat bicara masalah hukum terbersit dibenak saya bahwa akar permasalahan adalah kesehatan, sebab didalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat…(meniru semboyan apa ya?).

Manfaat Daun Binahong dan bukti dilapangan

Ternyata binahong sangat berkhasiat obat dan banyak manfaat yang diambil dari herbal ini diantaranya :

Bengkak dan berdarah karena jatuh atau tergores

Tumbuk atau kunyah Daun Binahong 2 daun atau lebih tergantung bengkak atau luka , Oleskan pada yang bengkak atau luka secara merata. Lakukan berulang apabila luka masih basah atau kondisi luka yang parah

Kami sudah melakukan pada si kecil anak saya ketika Jatuh dari sepeda motor ke lantai dan kepala belakang bengkak,Dalam kondisi darurat segera kunyah saja daun binahong sampai halus dan oleskan ke kepala bagian belakang yang bengkak. Alhmdulillah dengan ijin Allah keesokan hari bengkak kempas seperti sedia kala atau normal.Dan pada masnya (kakaknya) sering berlari dan kadang jatuh terluka pada lutut atau Tangan Alhamdulillah cukup sekali dioleskan keesokan hari langsung kering

Dan masih banyak yang lain yang membuktikannya. Sehingga Tanaman daun binahong depan rumah hampir Habis dipetik anak anak tetangga kalau jatuh selalu teriakan didepan rumah untuk minta daun binahong dan dioleskan sendiri.

Alhamdulillah kami berhasil secara tidak langsung terjadi proses belajar untuk mencintai tanaman obat dan merasakan khasiatnya, pada anak-anak sendiri dan sekitar Tetangga di rumah

Jerawat :
1. Ambil beberapa Daun binahong 5 daun atau lebih.
2. Oleskan pada muka secara merata Terutama pada Jerawat.
3. Lalukan sebaiknya sebelum tidur
4. Lakukan beberapa kali sampai kulit wajah Halus

Untuk Hasil Maksimal minum 5-6 Daun binahong di Juz dicampur air satu gelas, Bisa dicampur dengan madu supaya rasa enak. Ini sudah dibuktikan kebetulan anak tetangga ada yang jerawatan parah. Sudah pakai obat jerawatan ratusan ribu tapi belum beres itu jerawat. Alhamdulillah setelah dioleskan beberapa hari jerawat mulai berkurang.

Nah sobat2 semua demikianlah tentang Khasiat Binahong semoga ada manfaatnya.

Sumber : http://saungweb.blogspot.com/2009/11/binahong-dan-khasiatnya.html
komentar | | Read More...

Manfaat Obat Daun Beluntas

Penulis : teguh on Minggu, 26 Februari 2012 | 05.46

Minggu, 26 Februari 2012

Daun Beluntas banyak tumbuh liar di pekarangan rumah, atau kebun. Daun yang aromanya khas ini juga biasa dibikin sayur pecel atau untuk urap.

Secara biologi tanaman beluntas dideskripsikan sebagai berikut:
Nama Ilmiah: Plucea indica Less Baccharis indica L.
Nama lokal :
Sumatra : beluntas
Sunda : baluntas, baruntas
Jawa : luntas
Madura : baluntas, baruntas
Makasar : lamuntasa
Timor : lenabou.
China : luan yi
Inggris : marsh fleabane
Simplicia : Pluchea folium ( daun beluntas), Pluchea radix ( akar beluntas ).

Deskripsi tumbuhan :
* Tumbuh liar di daerah kering di tanah yang keras dan berbatu atau ditanam sebagai tanaman pagar.
* Memerlukan cukup cahaya matahari atau sedikit naungan. Banyak ditemukan di daerah pantai dekat laut sampai ketinggian 1.000 m dpl.
* Perdu kecil, tumbuh tegak sampai 2 m atau lebih.
* Bercabang banyak,berusuk halus, berambut lembut.
* Daun bertangkai pendek, letak berseling, helaian daun bulat telur sungsang.
* Ujung bulat melancip, tepi bergigi, berkelenjar, panjang 2,5 sampai 9 cm.
* Lebar 1 - 5,5 cm. dengan warna hijau terang bila diremas mengeluarkan bau harum.
* Bunga majemuk dengan bentuk malai rata, keluar dari ketiak daun dan ujung tangkai.
* Bunga berbentuk bonggol, bergagang ataupun duduk, berwarna putih kekuningan sampai ungu.
* Buah longkah agak berbentuk gasing, kecil, keras berwarna coklat dengan sudut-sudut berwarna putih.
* Biji kecil, coklat keputih-putihan.
* Perbanyakan dengan setek batang yang cukup tua.

Beberapa manfaat obat dari daun Beluntas sebagai berikut:

Demam.
15 helai daun beluntas diseduh dengan segelas air panas. Setelah agak dingin, disaring. Diminum sekaligus lx sehari.

Bau badan dan bau mulut.
Beberapa helai daun beluntas muda dikukus lalu dimakan sebagai lalap.

Pegal - linu.
Beberapa helai daun beluntas diseduh dengan segelas air panas. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari

Keputihan.
20 helai daun beluntas, 1 akar tapak liman direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum sekaligus, lx sehari.

Nyeri pinggang dan pinggul.
1 akar beluntas, 1 ibu jari kencur, 1 ibu jari temulawak, 1 ibu jari kunyit direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum lx sehari, sekaligus.

Rematik.
Akar beluntas direbus dengan segelas air Saring, minum lx sehari sekaligus.

Sakil perut.
20 helai daun beluntas dicuci bersih lalu diremas-remas sampai hancur Seduh dengan segelas air panas sambil diberi sedikit asam dan garam, lalu disaring. Diminum selagi masih hangat. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari.

Nyeri haid.
20 helai daun beluntas dicuci bersih lalu diremas-remas sampai hancur Seduh dengan segelas air panas sambil diberi sedikit asam dan garam, lalu disaring. Diminum selagi masih hangat. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari.

Sumber : http://tanpapena.blogspot.com/2011/09/manfaat-obat-daun-beluntas.html
komentar | | Read More...

Jahe untuk Mual dan Rematik

Penulis : teguh on Minggu, 25 Desember 2011 | 19.19

Minggu, 25 Desember 2011

Jahe, si pedas nan hangat ini selain menyedapkan makanan juga bermanfaat untuk tubuh. Berikut resepnya:

1. Untuk menghangatkan tubuh, anti mual bagi wanita hamil, masuk angin, atau sakit kepala ringan

Ambil satu jari jahe, cuci bersih, kupas, memarkan, bakar di atas api kecil. Rebus bersama 1,5 gelas air dan gula aren hingga air tinggal sekitar 1 gelas. Minum usai makan.

2. Untuk sakit rematik

a. Ambil jahe merah 10 gram, cuci bersih, iris tipis, masukkan sebagai bahan bumbu dalam ayam, daging atau tempe, ungkep. Makan sebagai lauk. Lakukan hingga rematik hilang.

b. Ambil jahe merah 10 gram, 2 buah bunga cengkeh, 2 buah kapulaga, sepotong kayu manis, gula aren atau gula batu sesuai selera, rebus dengan 2 gelas air hingga tinggal 1,5 gelas, saring. Minum pagi dan malam setelah makan.

Sumber : http://kesehatan.kompas.com/read/2009/06/13/12351315/Jahe.untuk.Mual.dan.Rematik
komentar | | Read More...

Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae (L.) Sweet)

Penulis : teguh on Rabu, 21 Desember 2011 | 18.03

Rabu, 21 Desember 2011

Tapak Kuda tumbuh liar di daerah pantai atau di tempat-tempat yang tanahnya berbatu-batu dan mengandung pasir. Tumbuhan berbatang basah, licin, merambat atau merayap di tanah, warna batang hijau kecoklatan. Daun tunggal, bulat, tebal, licin mengkilat tidak berambut, berbagi di kedua ujung daun, warna hijau, letak tersebar panjang dan lebar daun + 3 cm, tangkai daun panjang sekitar 2 - 3 cm, bila dipatahkan keluar getah warna putih. Bunga warna ungu, bentuk seperti corong/terompet.

Tidak banyak literatur yang menjelaskan dengan rinci mengenai tanaman ini. Tapak kuda yang merupakan famili Convolvulaceae ini sebenarnya digunakan sebagai tanaman obat sejak zaman dulu kala. Di beberapa negara, tapak kuda atau disebut juga beach morning glory, digunakan untuk mengatasi peradangan dan mengatasi rasa sakit.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tapak kuda mengandung glochidone, asam betulinic, alfa dan beta amyrin asetat, serta isoquercitrin. Pada tanaman tersebut juga terdapat antinociceptive, yang berguna mengatasi rasa sakit berlebihan.

Antinociceptive akan beraksi seperti hidroalkoholik, yang mampu mengurangi rasa sakit. Dengan kandungan tersebut, tapak kuda kerap digunakan untuk meredakan nyeri persendian atau pegal otot. Selain itu, tanaman ini juga digunakan sebagai pereda sakit gigi dan pembengkakan gusi.

Nama Daerah :
Katang-katang, tang katang, daun katang, alere, leleri, ; dalere, batata pantai, tapak kuda, andah arana, daredei; watata-ruruan, dolodoi, tilalade, mari-mari, wedor, tati raui,; ngemir ngamir, loloro, bulalingo, Ialere, wedule.

Nama Asing :
Ma an teng (China).

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Reumatik, Sakit otot/pegal-pegal (myalgia), Wasir, Sakit gigi; Pembengkakan gusi;

Bagian Tumbuhan Yang Dipakai :
Seluruh tanaman, segar atau dikeringkan.

Kegunaan Tumbuhan Tapak Kuda :
1. Rheumatik/nyeri persendian, myalgia (sakit otot/pegal-pegal).
2. Perdarahan pada wasir (haemorrhoid), pembengkakan gusi, sakit gigi.

Pemakaian Luar :
Lumatkan daun tapak kuda segar untuk pemakaian di tempat yang sakit, atau daun segar direbus untuk cuci, atau perasan airnya dari daun segar untuk dioleskan ke tempat yang sakit atau akar dikeringkan, giling menjadi bubuk/serbuk, tempelkan ke tempat yang sakit. Dipakai untuk bisul, koreng, eczema.

Ramuan dan Cara Pemakaiannya :

1. Rheumatik

45 gram tanaman tapak kuda segar direbus dengan arak ketan dan air dalam jumlah yang sama. Setelah itu dinginkan dan minum.

2. Bisul dan koreng (eksem)
Lumatkan daun tapak kuda segar. Balurkan pada bisul, eksem, atau tempat yang sakit. Cara lain: rebus daun tapak kuda segar, lalu gunakan airnya untuk mencuci bagian yang sakit.

3. Wasir berdarah
30 gr herba segar ditambah 360 gr usus, tim, makan.

4. Sakit gigi
45 gram akar tapak kuda kering direbus dengan air. Dinginkan dan minum.

5. Eczema
Akar segar 30 gr, rebus, minum.

PERHATIAN : Wanita hamil dilarang memakai tanaman obat ini.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS
Rasa pedas sedikit pahit, hangat. Anti rheumatic, anti radang (anti inflammasi), anti bengkak (anti swelling).

KANDUNGAN KIMIA
Daun mengandung behenic acid, melissic acid, myristic acid. Daun kering mengandung antistine (antihistamin/anti alergi).

Sumber : http://blogmahkotadewa.blogspot.com/2011/10/tapak-kuda-ipomoea-pes-caprae-l-sweet.html
komentar | | Read More...

Khasiat Ramuan Tapak Dara, Tapak Kuda, dan Tapak Liman

Penulis : teguh on Minggu, 13 November 2011 | 21.57

Minggu, 13 November 2011

Setidaknya ada tiga tanaman obat yang namanya dimulai dengan kata tapak. Meski begitu, ketiganya berasal dari keluarga yang berbeda dan punya khasiat yang berbeda pula. Digunakan sendiri-sendiri atau dikombinasi dengan tanaman lain, ketiga tanaman yang mudah didapat di berbagai tempat itu bisa menjadi obat yang mujarab.

Tapak dara, tapak liman, dan tapak kuda digunakan sebagai sarana pemeliharaan kesehatan sejak dulu kala. Namun, karena mempunyai efek yang berbeda pada setiap individu, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli tanaman obat sebelum menggunakan ramuan dari tumbuhan tersebut.

Berikut ini beberapa contoh ramuan yang dihimpun dari berbagai sumber.

Tapak Dara (Catharanthus roseus L. G. Don)
Tanaman yang termasuk dalam famili Apocynaceae ini merupakan jenis tumbuhan dengan berbagai kandungan kimia.

Menurut Ir. Winarto, ahli tanaman obat dari Kebun Obat Karyasari, terdapat lebih dari 70 macam alkaloid pada seluruh bagian tanaman tapak dara. Bahkan di dalam tanaman tapak dara pun terdapat alkaloid antikanker, yaitu komponen aktif vinblastine dan leurocristine (vincristine).

Hanya saja, dijelaskan oleh Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Taman Sringanis, Bogor, tapak dara sedikit bersifat toksik. Makanya, penggunaan untuk ramuan obat harus dibatasi.

“Dosisnya cukup lima bunga atau lima lembar daun,” ungkap Endah.
Semua bagian tanaman tapak dara bisa digunakan untuk membuat ramuan obat. Jenis bunga yang biasa digunakan adalah bunga putih karena sifatnya yang lebih dingin atau yin.

Tapak dara yang berbunga merah jarang dimanfaatkan. Namun, bunga merahnya biasa digunakan untuk menghentikan perdarahan.
Inilah beberapa ramuan tapak dara menurut Ir. Winarto dan Endah Lasmadiwati, yang berkhasiat mengatasi beberapa penyakit.

* Diabetes
Lima lembar daun tapak dara diseduh dengan satu gelas air mendidih. Diamkan hingga dingin. Kemudian minum.

* Hipertensi
Daun tapak dara kering sebanyak 6-15 gram direbus. Setelah dingin, minum.

* Leukemia
Rebus lima gelas air dengan 15 gram tanaman tapak dara yang telah dicuci bersih di api kecil hingga tersisa 1-2 gelas. Setelah dingin, saring ramuan dan minum beberapa kali hingga habis dalam satu hari.

* Luka baru
Lima lembar daun tapak dara ditumbuk hingga halus. Tempelkan pada luka baru.

* Bisul atau bengkak
Tumbuk hingga halus satu genggam daun tapak dara. Tempelkan pada bagian yang bengkak atau bisul.

Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae L. Sweet.)
Tidak banyak literatur yang menjelaskan dengan rinci mengenai tanaman ini. Tapak kuda yang merupakan famili Convolvulaceae ini sebenarnya digunakan sebagai tanaman obat sejak zaman dulu kala.

Di beberapa negara, tapak kuda atau disebut juga beach morning glory, digunakan untuk mengatasi peradangan dan mengatasi rasa sakit.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tapak kuda mengandung glochidone, asam betulinic, alfa dan beta amyrin asetat, serta isoquercitrin. Pada tanaman tersebut juga terdapat antinociceptive, yang berguna mengatasi rasa sakit berlebihan.

Antinociceptive akan beraksi seperti hidroalkoholik, yang mampu mengurangi rasa sakit. Dengan kandungan tersebut, tapak kuda kerap digunakan untuk meredakan nyeri persendian atau pegal otot. Selain itu, tanaman ini juga digunakan sebagai pereda sakit gigi dan pembengkakan gusi.

Beberapa Ramuan Tapak Kuda:

* Rematik
45 gram tanaman tapak kuda segar direbus dengan arak ketan dan air dalam jumlah yang sama. Setelah itu dinginkan dan minum.

* Sakit gigi
45 gram akar tapak kuda kering direbus dengan air. Dinginkan dan minum.

* Bisul atau eksem
Lumatkan daun tapak kuda segar. Balurkan pada bisul, eksem, atau tempat yang sakit. Cara lain: rebus daun tapak kuda segar, lalu gunakan airnya untuk mencuci bagian yang sakit.

Catatan: tanaman ini tidak diperkenankan digunakan untuk perempuan hamil.

Tapak Liman (Elephantophus scaber L.)
Menurut Endah Lasmadiwati, tapak liman kerap digunakan oleh ibu hamil pada zaman dulu untuk mempercepat proses kelahiran. Sebab, tapak liman yang merupakan keluarga dari Compositae mempunyai sifat melicinkan. Bahkan beberapa peternak memberikan tapak liman pada sapi yang akan melahirkan.

Selain punya efek melicinkan, tapak liman juga bertindak sebagai peluruh kencing, penurun panas, peluruh dahak, antioksidan, dan penambah darah. Tapak liman juga berguna untuk mengatasi cacar air.

Beberapa Ramuan Tapak Liman:

* Kurang darah (anemia)
Satu genggam daun tapak liman dicuci hingga bersih. Tumbuk dan tambahkan air matang setengah cangkir. Kocok satu butir kuning telur dengan satu sendok makan madu. Lalu, campurkan kedua bahan tersebut. Minum ramuan satu kali sehari selama satu minggu.

* Cacar air
Temulawak berukuran dua jempol tangan dikupas dan dipotong-potong. Satu jari kencur dikerik, satu jari jahe dan satu jari kunyit dikupas dan dipotong-potong. Dua pohon tapak liman seutuhnya dicuci dan potong-potong. Satu sendok teh asam kawak. Satu sendok makan gula merah disisir halus.
Rebus semua bahan, kecuali gula merah, dengan empat gelas air di api kecil hingga air menyusut sampai setengahnya. Minum ramuan ditambah dengan gula merah, tiga kali sehari masing-masing setengah gelas.

* Demam akibat terlalu lelah
Rebus satu genggam daun tapak liman, satu genggam pegagan segar, dua jari temulawak yang telah dikupas dan dipotong-potong, satu sendok teh adas manis, dan satu jari pulosari dengan empat gelas air hingga menjadi dua gelas. Minum ramuan setengah gelas, tiga kali sehari.

* Demam biasa
Cuci bersih satu lembar daun pepaya muda, lima lembar daun waru muda, setengah genggam daun sembung kering, dua pohon tapak liman seutuhnya, tiga pohon kecil meniran segar, satu genggam pegagan segar, satu jari pule, dan satu jari kayu manis. Rebus semua bahan dengan empat gelas air hingga tersisa setengahnya. Minum tiga kali sehari, masing-masing setengah gelas.

* Keputihan
Satu pohon tapak liman segar seutuhnya dicuci bersih dan dipotong-potong. Ambil seperempat genggam sambiloto, seperempat genggam meniran, tiga lembar daun sirih, satu jari kunyit, dan satu jari temu kunci.
Rebus semua bahan dengan empat gelas air sampai menyusut setengahnya. Minum tiga kali sehari dengan dosis setengah gelas.

* Nyeri haid
Satu pohon tapak liman seutuhnya dicuci bersih dan dipotong-potong. Potong-potong dua jari temulawak, satu genggam daun sambang colok, satu sendok teh asam lama, satu jari kunyit, dan sisir halus satu sendok makan gula merah.
Rebus semua bahan dalam empat gelas air di api kecil hingga menjadi setengahnya. Minum tiga kali sehari sebanyak setengah gelas.

* Memperbesar payudara
Tumbuk hingga halus satu genggam daun tapak liman, satu genggam daun hareuga, dan satu buah pinang muda. Balurkan ramuan pada payudara, kecuali di bagian puting.

Sumber : http://klipingut.wordpress.com/2008/01/05/khasiat-ramuan-tapak-dara-tapak-kuda-dan-tapak-liman/
komentar | | Read More...

Manfaat Daun Kumis Kucing

Penulis : teguh on Sabtu, 17 September 2011 | 01.20

Sabtu, 17 September 2011

Kumis kucing (Orthosiphon Spicatus BBS) berbentuk semak, batangnya basah, tingginya bisa mencapai 1,5 meter itu. Bisa tumbuh di tempat yang kering maupun basah pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, tanaman ini memiliki daun berbentuk telur taji, tepi daunnya bergerigi kasar. Bunganya mengeluarkan benang sari dan putik berwarna putih atau ungu.

Tanaman ini memiliki sejumlah khasiat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Daunnya mengandung kadar kalium (boorsma) yang cukup tinggi. Ia juga mengandung glikosida orthosiphonin yang berkhasiat untuk melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh. Terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal.

Menurut buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia karya Dr Setiawan Dalimartha, seperti dikutip situs pusat data perhimpunan rumah sakit seluruh Indonesia (Persi), bunga tanaman kumis kucing merupakan bunga majemuk dalam tandan yang keluar di ujung percabangan. Warnanya ungu pucat atau putih sedangkan benang sarinya lebih panjang dari tabung bunga. Buah kumis kucing berupa buah kotak dan berbentuk bulat telur. Tanaman ini bisa diperbanyak dengan biji maupun setek batang.

Herba tanaman ini rasanya manis namun sedikit pahit. Herba kumis kucing ini bisa digunakan untuk mengobati sejumlah penyakit yaitu infeksi ginjal akut dan kronis, rematik, tekanan darah tinggi, kencing manis, kencing batu serta infeksi kandung kencing. Untuk mengobati penyakit infeksi ginjal dan hipertensi, cuci 30 gram herba segar kumis kucing, herba daun sendok dan rumput lidah ular. Rebus itu semua dalam tigha gelas air sampai hanya tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring airnya lalu diminum setengah gelas sebanyak dua kali sehari.

Bagi yang menderita infeksi saluran kencing, sering buang air kecil (volume sedikit dan anyang-anyangan), bisa dicoba penyembuhannya dengan ramuan herba segar daun kumis kucing, meniran, dan akar alang-alang masing-masing 30 gram lalu dicuci sampai bersih. Bahan-bahan tersebut selanjutnya dipotong-potong seperlunya lalu direbus dalam tiga gelas air hingga hanya tersisa setengahnya. Setelah dingin, air tersebut kemudian diminum masing-masing setengah gelas sebanyak tiga kali sehari.

Untuk mengobati kencing batu, 90 gram herba kumis kucing dicuci bersih lalu direbus dalam satu liter air hingga mendidih dan tersisa 750 cc. Setelah dingin, minumlah sebanyak tiga kali sehari masing-masing sepertiga bagian. Minumlah ramuan ini hingga penyakitnya sembuh.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/2009/10/manfaat-daun-kumis-kucing.html
komentar | | Read More...

Manfaat Daun Tempuyung ( Sonchus arvensis L.)

Penulis : teguh on Selasa, 06 September 2011 | 20.44

Selasa, 06 September 2011

Tempuyung tumbuh liar di tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung, seperti di tebing-tebing, tepi saluran air atau tanah terlantar, kadang ditanam sebagai tumbuhan obat. Tumbuhan yang berasal dari Eurasia ini bisa ditemukan pada daerah yang banyak turun hujan pada ketinggian 50 - 1.650 m dpl.

Terna tahunan, tegak, 0,6 - 2 m, mengandung getah putih, dengan akar tunggang yang kuat. Batang berongga dan berrusuk. Daun tunggal, bagian bawah tumbuh dan berkumpul pada pangkal membentuk roset akar. Helai daun berbentuk lanset atau lonjong, ujung runcing, pangkal bentuk jantung, tepi berbagi menyirip tidak teratur, panjang 6 - 48 cm, lebar 3 - 12 cm, warnanya hijau muda. Daun yang keluar dari tangkai bungan bentuknya lebih kecil dengan pangkal memeluk batang, letak berjauhan, berseling. Perbungaan berbentuk bonggol yang tergabug dalam malai, bertangkai, mahkota bentuk jarum, warnanya kuning cerah, lama kelamaan menjadi merah kecoklatan. Buah kotak, berusuk lima, bentuknya memanjang sekitar 4 mm, pipih, berambut, coklat kekuningan.

Ada keaneka-ragaman tumbuhan ini. Yang berdaun kecil disebut lempung dan yang berdaun besar dengan tinggi mencapai 2 meter disebut rayana. Batang muda dan daun walaupun rasanya pahit bisa dimakan sebagai lalap. Perbanyakan dengan biji.

Sifat dan Khasiat.
Tempuyung rasanya pahit dan dingin. Berkhasiat menghilangkan panas dan racun, peluruh kencing (diuretik), penghancur batu (lipotriptik), antiurolitiasis dan menghilangkan bengkak.

Kandungan Kimia
Tempuyung mengandung
a -laktuserol,
b -laktuserol, manitol, inositol, silika, kalium, flavonoid dan taraksasterol.

Bagian yang digunakan
Daun atau seluruh tumbuhan

Indikasi
* Tempuyung dapat mengatasi:
o Batu sakuran kencing dan batu empedu
o Radang usus buntu (apendistis), radang payudara (mastitis)
o Disentri
o Wasir
o Beser mani (spermatorea)
o Darah tinggi (hipertensi)
o Pendengaran berkurang (tuli)
o rematik gout, memar
o bisul, luka bakar.

Cara Pemakaian
Daun atau seluruh tumbuhan sebanyak 15-60 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, herba segar digiling lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau diperas dan airnya untuk kompres bisul, luka bakar dan wasir.

Efek farmakologis dan Hasil Penenitian
Penelitian pengaruh ekstrak air dan ekstrak alkohol daun tempuyung terhadap volume urine tikus in vivo dan pelarutan batu ginjal in vitro , menghasilkan kesimpulan sebagai berikut:
1) daun tempuyung tidak secara jelas mempunyai efek diuretik, namun mempunyai daya melarutkan batu ginjal:
2) daya melarutkan batu ginjal oleh ekstrak air lebih baik dari pada ekstrak alkohol (Giri Hardiyatmo, Fak. Farmasi UGM 1991)

Praperlakuan flavonoid fraksi asetat daun tempuyung mampu menghambat hepatotoksisitas karbon tetraklorida (CCI 4) yang diberikan pada mencit jantan (Atiek Liestyaningsih, Fak. Farmasi UGM 1991)

Contoh Pemakaian
Radang Payudara

Tumbuhan tempuyung segar sebanyak 15g direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan 2 - 3 kali sehari.

Bisul
Batang dan daun tempuyung segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Air perasannya digunakan untuk mengompres bisul.

Darah Tinggi, Kandung Kencing dan Kandung Empedu Berbatu
Daun tempuyung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu diasapkan ebentar. Makan sebagai lalap bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari

Kencing Batu
Daun tempuyung kering sebanyak 250mg direbus dengan 250 cc air bersih sampai tersisa 150 cc. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Habiskan dalam sehari. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Daun tempuyung, daun Advokad (Persea america) , daun sawi tanah (Nasturtium montanum), seluruhnya bahan segar sebanyak 5 lembar, dan 2 jari gula enau dicuci bersih lalu direbus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4 nya . Setelah dingin disaring. Air yang terkumpul diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Daun tempuyung dan daun keji beling (Strobilanthes crispus) segar masing-masing 5 lembar, jagung muda 6 buah dan 3 jari gula enau dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4 nya. Setelah dingin disaring, lalu diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Pendengaran berkurang (Tuli)
Herba tempuyung segar dicuci bersih lalu dibilas dengan air masak. Gilling sampia halus, lalu diperas dengan kain bersih. Airnya diteteskan pada elinga yang tuli. Lakukan 3 - 4 kali sehari.

Catatan
Kapsul Prolipid yang diindikasikan untuk pengobatan kolesterol tinggi dan menjaga kelangsingan tubuh mengandung tumbuhan obat ini

Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Indonesia/Dr. Setiawan Dalimartha/Hadi
http://togaye.itgo.com/tempuyung.html
komentar | | Read More...

Bunga mawar & kegunaannya

Penulis : teguh on Senin, 05 September 2011 | 22.43

Senin, 05 September 2011

Berikut ini beberapa resep pemakaian bunga mawar, dari Dr.Amarullah H.Siregar dan Prof. Hembing Wijayakusuma seperti tercantum dalam Ensiklopedia Milenium.
Bunga mawar bisa digunakan secara tunggal, dan bisa juga diramu dengan beberapa bahan berkhasiat lainnya.

Untuk pemakaian dalam.
Menyembuhkan insomnia, kelelahan, dan rileksasi:
100 gram kelopak mawar direbus dengan 100 cc air, hingga air berkurang menjadi 50 cc. Rebusan ini bisa dicampur dengan air putih matang atau air teh,kemudian dibagi menjadi tiga dan diminum pada pagi, siang, dan malam.
Jangan menambah gula pada sari teh bunga mawar ini.

Haid tidak teratur:
15-21 gram bunga mawar segar diseduh dengan air panas, lalu diminum beberapa kali sehari. Keputihan: 9-15 gram akar mawar direbus dengan air secukupnya, lalu disaring dan diminum airnya.

Penurun panas karena campak :
15 kuntum bunga mawar direbus dengan 600 cc air sampai tersisa 400 cc, lalu disaring dan diminum dua kali sehari. Tiap kali minum sebanyak 200 cc.

Pembengkakan payudara:
15 gram bunga mawar dan 2,5 gram daun teh (camellia sinensis L) diseduh dengan air mendidih secukupnya, lalu disaring dan airnya diminum.

Radang usus akut dan kronis:
10 gram bunga mawar kering, 15 gram sambiloto kering (andrographis paniculata Nees), dan 30 gram krokot (portucala oleracea L), direbus dengan 600 cc air, hingga tersisa 300 cc. Air kemudian disaring dan diminum secara teratur.

Penyempitan pembuluh darah: 20 gram bunga mawar, 30 gram daun dewa kering (gynura segetum Merr), dan 15 gram temu hitam (curcuma aeruginosa Roxb), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum dengan teratur.

Rematik dan pegal linu:
10 gram bunga mawar kering dan 10 gram jahe merah (zingiber officinale Rosc), direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc. Airnya kemudian disaring dan diminum 1-2 kali sehari.

Sakit maag:
6 gram bunga mawar kering dan 15 gram jahe direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu airnya disaring dan diminum secara teratur.

Susah buang air besar (sembelit): 10 gram bunga mawar kering dan 5 gram bubuk temulawak (curcuma xanthorrhiza Roxb), direbus dengan 300 cc air, hingga tersisa 200cc. Airnya lalu disaring dan diminum dua kali sehari. Tiap akli minum sebanyak 100cc.

Untuk pemakaian luar
Digigit serangga:

Sekuntum bunga mawar, 10 kuntuk bunga melati (Jasminum sambac L.) dan 2 kuntumbunga kenanga (canangium odoratum Bail),dicuci bersih lalu digiling sampaihalus. Tambahkan satu sendok teh minyak kelapa (cocos nucifera L.) aduk rata lalu tempelkan pada bekas sengatan dan dibalut.

Jerawat:
Bunga mawar secukupnya dikeringkan dengan cara diangin-anginkan, lalu dihaluskan sampai menjadi bubuk. Campurkan bubuk itu dengan sedikit air, lalu oleskanpada wajah yang jerawat.

Sumber : http://www.pondokrenungan.com/isi.php?table=sehat&id=5&next=0
komentar | | Read More...

Pacar Air (si Cantik nan berkhasiat)

Penulis : teguh on Selasa, 23 Agustus 2011 | 07.12

Selasa, 23 Agustus 2011

Siapa yang menyangka jika tanaman yang sangat mudah didapatkan ini ternyata mempunyai khasiat yang cukup besar. Biasanya kaum wanita hanya memanfaatkannya sebagai pewarna kuku atau kutek. Hal ini mereka lakukan dengan cara menumbuk bunganya, lalu menempelkannya di atas kuku. zat warna bunga pacar air yang bisa merasuk ke dalam kuku inilah yang membuat kuku kita bisa berwarna.



Tapi ternyata,bunga pacar air tak hanya bermanfaat sebagai pewarna kuku saja, bunga ini juga dapat dimanfaatkan sebagai penyembuh berbagai macam penyakit. Berikut beberapa khasiat lain dari bunga pacar air.



1. Untuk pengobatan luar

* Rematik, radang kulit (dermatitis), dan bengkak. Bunga pacar air segar yang telah dihaluskan ditempelkan pada bagian yang sakit.

* Tulang patah atau retak dan antiradang (antiinflamasi). Daun pacar air segar dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.

* Bisul (furunculus) dan radang kulit (dermatitis). 15 gram daun pacar air segar, 5 lembar daun cocor bebek segar, dihaluskan lalu ditempelkan pada bisul.

* Radang kuku. Seluruh herba pacar air secukupnya dihaluskan lalu ditempelkan pada kuku dan dibungkus dengan kain kasa. Lakukan 7-14 hari secara rutin.



2. Untuk Pengobatan Dalam

* Peluruh haid/melancarkan haid (emenagog), caranya 4-5 bonggol akar pacar air, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu diminum airnya setelah disaring. Lakukan 3-4 kali sehari. Atau bisa juga dengan 6 gram biji pacar air dan 15 gr temu hitam, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya hangat-hangat. Atau juga 3-10 gram biji pacar air, 30 gr daun dewa segar, 10 gr temulawak, direbus dengan air secukupnya. Setelah disaring lalu airnya diminum.

* Nyeri haid (dysmenorrhea) : 10 gr daun pacar air, 15 gr umbi rumput teki, 15 gr temu hitam, direbus dengan air secukupnya lalu disaring dan diminum airnya.

* Keputihan (leucorrhea), cara mengkonsumsinya: 30 gr daun segar tanaman pacar air, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya. Atau bisa juga dengan 30 gr daun pacar air segar, 15 gr daun sambiloto kering, direbus dengan air secukupnya, lalu disaring dan diminum airnya.

* Bisul (furunculus), radang kulit (dermatitis). 3-6 gr bunga pacar air, 5 lembar daun cocor bebek, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya.

* Radang usus buntu kronis. 30 gr heba pacar air, 30 gr sambiloto, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya.

* Tekanan darah tinggi (hipertensi). 10 gr bunga pacar 100 gr seledri kecil, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu diminum airnya.

* Sakit pinggang (lumbago), kaku leher, kaku pinggang, rematik. 15 gr akar pacar air, 30 gr akar sawi langit, 15 gr jahe merah, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, lalu diminum airnya. Lakukan 2-3 kali sehari secara teratur.



Tapi perlu diingat, semua harus sesuai dengan aturan dan cara pakai yang benar ya, karena kalau dosisnya kelebihan bisa-bisa malah kita akan keracun. Selamat Mencoba!!!



Sumber : http://khasiattanamandanbuah.blogspot.com/2011/02/pacar-air-si-cantik-nan-berkhasiat.html

komentar | | Read More...

Khasiat Tanaman Kecubung

Penulis : teguh on Minggu, 21 Agustus 2011 | 09.00

Minggu, 21 Agustus 2011

Di daerah pedesaan khususnya di Jawa Tengah, kecubung sebagai tanaman liar yang tumbuh di kebun-kebun yang kadang dipakai sebagai pagar pekarangan. Buahnya yang bulat dan berbintil-bintil menjadi alat permainan anak-anak yang sangat menyenangkan.

Tanaman ini termasuk keluarga Solanaceae, sekerabat dengan terung dan kentang. Kecubung biasanya berbunga putih dan ungu, namun hibridanya berbunga aneka warna. Diperkirakan tanaman ini pertama kali dipakai sebagai obat-obat pada abad kesepuluh. Kecubung ada yang berasal dari Asia Tenggara, namun ada juga yang berasal dari Benua Amerika.

Sebenarnya jenis tanaman kecubung yang dapat dimanfaatkan sebagai obat sangat banyak, di antaranya Datura Stramonium, Datura tatura, dan Brugmansia suaviolens, namun daya khasiat masing-masing jenis kecubung, berbeda-beda. Penyalahgunaan kecubung memang sering terjadi, sehingga bukan obat yang didapat malah racun (menyebabkan pusing/teler) yang sangat berbahaya.

Hampir seluruh bagian tanaman kecubung dapat dimanfaatkan sebagai obat. Hal ini disebabkan seluruh bagiannya mengandung alkaoida atau disebut hiosamin (atropin) dan scopolamin, seperti pada tanaman Atropa belladona.

Alkahoid ini bersifat racun sehingga pemakaiannya terbatas pada bagian luar. Biji kecubung mengandung hiosin dan lemak, sedangkan daunnya mengandung kalsium oksalat. Berkhasiat mengobati rematik, sembelit, asma, sakit pinggang, bengkak, encok, eksim, dan radang anak telinga.

Ketiga alkaloida ini bersifat antikolinergik. Sampai saat ini digunakan oleh industri farmasi sebagai sumber utama hyosciamin yang berkhasiat memberi efek menenangkan kejang-kejang, khususnya perut. Daunnya mengandung hyasciamin dan scopolamin yang berkhasiat mengobati asma, encok (linu tulang) dan penyakit kulit.

Kecubung dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit, antara lain :

1. Rematik. Caranya, ambil daun dan bunga kecubung secukupnya, bawang merah secukupnya, dan jahe secukupnya. Tumbuk bahan-bahan tersebut sampai halus, tempelkan pada bagian yang sakit.

2. Sembelit. Caranya, ambil dua lembar daun kecubung lalu olesi dengan minyak kelapa dan kemudian dipanggang di atas api hingga daunnya layu. Daun yang telah dipanggang tempelkan di bagian bawah perut. Lakukan 2-3 kali sehari.

3. Asma. Caranya, ambil beberapa lembar daun kecubung lalu iris-iris halus. Hasil irisan dijemur hingga kering. Daun dibuat lintingan seperti rokok, lalu diisap seperti mengisap rokok.

4. Sakit pinggang. Caranya, ambil 5-10 lembar daun kecubung yang berbatang ungu dan kapur sirih secukupnya lalu tumbuk hingga halus. Tempelkan hasil tumbukan tersebut pada pinggang yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.

5. Bengkak. Caranya, ambil satu lembar daun kecubung dan basahi dengan minyak kelapa kemudian dipanggang dan diremas-remas. Tempelkan pada bagian yang bengkak 2-3 kali sehari.

6. Encok. Caranya, ambil delapan lembar daun kecubung hitam, cuci bersih dan giling hingga halus kemudian diremas-remas bersama air kapur. Gosokkan ramuan tersebut pada bagian yang sakit dua kali sehari.

7. Eksim. Caranya, ambil kira-kira 25 gram daun kecubung, lalu tumbuk hingga halus, dan beri minyak kelapa secukupnya, lalu panaskan di atas api. Tempelkan ramuan tersebut pada eksim dan biarkan sampai beberapa saat.

8. Bisul. Caranya, ambil 5 lembar daun kecubung, lalu tumbuk hingga halus. Tempelkan ramuan tersebut pada bisul agar segera matang.

9. Radang anak telinga. Caranya, ambil 10 lembar daun kecubung, lalu cuci dan tumbuk hingga halus. Campur ramuan/gilingan daun tersebut dengan dua sendok makan minyak kelapa yang telah dihangatkan terlebih dahulu. Lalu, peras dan saring. Minyak perasan diteteskan pada anak telinga yang sakit, lakukan dua kali sehari sebanyak lima tetes.

10. Ketombe. Siapkan 7 lembar daun kecubung kering dan 5 sdm minyak kelapa. Masukan daun kecubung dan minyak kelapa kedalam botol, lalu tutup. Jemurlah dibawah terik matahari selama seminggu. Selanjutnya, oleskan minyak tersebut pada kulit kepala 2 kali sehari, pagi dan sore. Ulangi selama beberapa hari sampai ketombe hilang.

Sumber : http://www.smallcrab.com/kesehatan/251-khasiat-tanaman-kecubung
komentar | | Read More...

Manfaat Seledri (Apium graveolens L.)

Penulis : teguh on Minggu, 14 Agustus 2011 | 23.07

Minggu, 14 Agustus 2011

Seledri (Apium graveolens L.) memiliki manfaat herbal yang luarbiasa. Akar seledri berkhasiat memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing, sedangkan buah dan bijinya sebagai pereda kejang, untuk menurunkan kadar asam urat darah, anti rematik, peluruh kencing, peluruh kentut, afrodisiak, dan penenang.

Seledri (Apium graveolens) dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Tumbuhan seledri dikatageorikan sebagai sayuran, perkebunan seledri di Indonesia terdapat di Brastagi, Sumatera Utara dan di Jawa Barat tersebar di Pacet, Pangalengan dan Cipanas yang berhawa sejuk. Tumbuhan berbonggol dan memiliki batang basah bersusun ini, pada dasarnya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis dan diantaranya seledri yang umbinya dapat dimakan. Di Indonesia daun seledri dimanfaatkan untuk pelengkap sayuran (mis. untuk sup). Bagi bangsa Romawi Kuno tumbuhan seledri digunakan sebagai karangan bunga.

Menurut ahli sejarah botani, daun seledri telah dimanfaatkan sebagai sayuran sejak abad XZII atau tahun 1640, dan diakui sebagai tumbuhan berkhasiat obat secara ilmiah baru pada tahun 1942. Pengembangbiakan tanaman seledri dapat digunakan 2 cara, yaitu melalui bijinya atau pemindahan anak rumpunnya.

KANDUNGAN KIMIA :
Seledri mempunyai banyak kandungan gizi antara lain, (per 100 gr): a. kalori sebanyak 20 kalori, b. protein 1 gram c. lemak 0,1 gram d. hidrat arang 4,6 gram e. kalsium 50 mg f. fosfor 40 mg g. besi 1 mg h. Vitamin A 130 SI i. Vitamin B1 0,03 mg j. Vitamin C 11 mg Dan 63% bagian dapat dimakan. Daun seledri juga banyak mengandung apiin, di samping substansi diuretik yang bermanfaat untuk menambah jumlah air kencing.

Cara Pemakaian:
Untuk obat yang diminum, rebus 30-40 lembar daun seledri, lalu air rebusannya diminum. Cara lain, rebus 1,3-3,9 gram biji dengan api kecil selama 3 jam, lalu air rebusannya diminum.

Untuk pemakaian luar, giling herba segar sampai halus, lalu turapkan pada bisul dan bagian tubuh yang meradang.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/2010/01/manfaat-seledri-apium-graveolens-l.html
komentar | | Read More...

Tuntaskan Rematik Dengan Bunga Matahari

Penulis : teguh on Sabtu, 02 Juli 2011 | 08.21

Sabtu, 02 Juli 2011

Diperhatikan, mengobati rematik ini memanfaatkan tumbuhan herbal yang indah-indah. Mengapa? Pada postingan sebelumnya kita bisa mengobati rematik dengan memakai bunga mawar.

Kali ini saya akan berbagi bagaimana caranya mengatasi rematik dengan memakai tanaman herbal bunga matahari. Itulah kenapa saya katakan yang indah-indah, karena cara pengobatannya dengan memanfaatkan bunga-bungaan.

Hehe...just kidding. Oke, sebaiknya langsung saja kita perhatikan bagaimana cara membuat obat alami untuk mengatasi rematik dengan menggunakan bunga matahari ini?

Caranya sangat mudah, kepala bunga digodok sampai menjadi kanji, lalu langsung ditempelkan saja ke tempat yang sakit.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/2011/06/tuntaskan-rematik-dengan-bunga-matahari.html
komentar | | Read More...

Srikaya, Buah Surga Obat Beragam Penyakit

Penulis : teguh on Rabu, 15 Juni 2011 | 20.01

Rabu, 15 Juni 2011

Srikaya termasuk pohon buah-buahan kecil yang tumbuh di tanah berbatu, kering, dan terkena cahaya matahari langsung. Tumbuhan yang asalnya dari Hindia Barat ini akan berbuah setelah berumur 3-5 tahun. Srikaya sering ditanam di pekarangan, dibudidayakan, atau tumbuh liar, dan bisa ditemukan sampai ketinggian 800 m dpi.

Perdu atau pohon kecil ini mempunyal tinggi 2-5 m, kulit pohon tipis berwarna keabu-abuan, getah kulitnya beracun. Daun bertangkai, kaku, ietaknya berseling. Helaian daun bentuk lonjong sampai jorong menyempit, ujung dan pangkai runcing, tepi rata, panjang 6-17 cm, lebar 2,5-7,5 cm, permukaan daun warnanya hijau, bagian bawah hijau kebiruan, sedikit berambut atau gundul. Bunga 2-4 kuntum (berhadapan), keluar dan ujung tangkai atau ketiak daun, warnanya hijau kuning. Buahnya buah semu, bentuk bola atau kerucut, permukaan berbenjol-benjol, warnanya hijau berserbuk putih, penampang 5-10 cm, jika masak, anak buah akan memisahkan diri satu dengan lainnya. Warnanya hijau kebiru-biruan. Daging buah berwarna putih, rasanya manis. Biji masak berwarna hitam mengilap.

Perbanyakan dengan biji.

Sifat dan Khasiat
Akar rasanya pahit, sifatnya dingin. Berkhasiat antiradang, antidepresi. Daun rasanya pahit, kelat, sifatnya sedikit dingin. Berkhasiat astringen, antiradang, peluruh cacing usus (antheimintik), serta mempercepat pemasakan bisul dan abses.

Biji berkhasiat memacu enzim pencernaan, abortivum, anthelmintik, dan pembunuh serangga (insektisida). Kulit kayu berkhasiat astringen dan tonikum. Buah muda dan biji juga berkhasiat antiparasit.

Kandungan Kimia
Akar dan kulit kayu mengandung flavonoida, borneol, kamphor, terpene, dan alkaloid anonain. Di samping itu, akarnya juga mengandung saponin, tanin, dan polifenol. Biji mengandung minyak, resin, dan bahan beracun yang bersifat iritan. Buah mengandung asam amino, gula buah, dan mucilago. Buah muda mengandung tanin.

Bagian yang Digunakan
Bagian tanaman yang dapat digunakan sebagai obat, yaitu daun, akar, buah, kulit kayu, dan bijinya.

Indikasi

Daun digunakan untuk mengatasi:
* batuk, demam,
* reumatik,
* menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi,
* diare, disentri,
* rectal prolaps pada anak-anak,
* cacingan, kutu kepala,
* pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema.

Biji digunakan untuk mengatasi:
* pencernaan lemah,
* cacingan, dan
* mematikan kutu kepala dan serangga.

Buah muda digunakan untuk mengatasi:
* diare, disentri akut, dan
* gangguan pencernaan (atonik dispepsia).

Akar digunakan untuk mengatasi:
* sembelit,
* disentri akut,
* depresi mental, dan
* nyeri tulang punggung.

Kulit kayu digunakan untuk mengatasi:
* diare, disentri, dan
* luka berdarah.

Cara Pemakaian
Untuk obat yang diminum, lihat cara pemakaian. Untuk pemakaian luar, rebus daun dan airnya, lalu gunakan untuk mencuci luka dan borok. Selain itu, dapt juga dilakukan dengan menggiling bijinya menjadi bubuk, gunakan untuk membasmi kutu kepala, kutu anjing, dan senangga. Gunakan buah masak untuk mengobati bengkak karena memar dan abses.

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian, srikaya mempunyai aktivitas antipnotozoa dan antheimintik.

Contoh Pemakaian

* Borok, bisul keras
Cuci daun segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit garam, lalu gunakan ramuan ini untuk menurap borok atau bisul dan balut. Dalam sehaii, ganti 2-3 kali.
* Mematangkan bisul
Ambil isi buah yang sudah masak, lalu giling halus. Tambahkan sedikit garam sambil diaduk merata, turapkan pada bisul, lalu balut dengan kain kasa.
* Tiba-tiba pingsan, menenangkan penderita histeris
Cuci daun segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Dekatkan gilingan daun tadi pada hidung penderita agar baunya terhisap oleh penderita.
* Membasmi kutu anjing
Mandikan anjing yang berkutu dengan air rebusan daun atau biji srikaya. Caranya, tumbuk halus daun atau biji srikaya, tambahkan air secukupnya, lalu saring airnya dan gunakan untuk memandikan anjing.
* Mematikan kutu kepala
Cuci biji srikaya (10 butir) dan daun srikaya segar (1 genggam), lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, lalu aduk merata. Turapkan pada kulit kepala, lalu bungkus dengan kain. Setelah tiga jam, buka dan cuci sampai bersih. Jangan sampai bilasan air masuk ke mata karena dapat menyebabkan iritasi dan meradang.
* Cacingan pada anak
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), lalu rebus dengan lima gelas air sampai tersisa tiga gelas. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing satu gelas.
* Gangguan pencernaan
Cuci daun srikaya segar secukupnya, giling sampai halus, lalu tambahkan minyak kelapa secukupnya. Tempelkan pada perut.
* Diare
Cuci kulit batang srikaya (6-10 g), potong kecil- kecil, lalu tambahkan gula merah secukupnya. Rebus dengan empat gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.
* Kudis
Cuci daun srikaya segar (15 lemban), lalu giling sampai halus. Remas dengan air kapur sirih sebanyak satu sendok teh dan gunakan untuk menggosok kulit yang kudis. Lakukan sehari dua kali.

Catatan
* Ibu hamil dilarang minum rebusan biji buah srikaya.
* Hati-hati jika minum rebusan biji, kulit kayu, dan akar srikaya karena mengandung racun.
* Hanya digunakan dibawah pengawasan herbalis berpengalaman.

Sumber : http://tribunindonesia.wordpress.com/2008/02/11/srikaya-buah-surga-obat-beragam-penyakit/
komentar | | Read More...

RSSPump

Translate

Arsip Blog

Random Post

 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger