News Update :
Tampilkan postingan dengan label bawang putih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bawang putih. Tampilkan semua postingan

Aneka Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

Penulis : teguh on Kamis, 06 Desember 2012 | 08.45

Kamis, 06 Desember 2012

Tips Kesehatan - Bawang putih sejak lama dikenal sebagai bahan alami yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Meskipun baunya yang kebanyakan orang tidak suka ternyata bawang putih memiliki banyak manfaat kesehatan. Hal ini juga yang menyebabkan banyak orang kurang suka mengkonsumsinya.

Bawang putih mengandung asam amino yang sehat dan konstituen allicin, turunan asam amino yang bermanfaat untuk kesehatan. bawang putih sendiri mengandung mineral zinc, germanium, selenium, zat besi dan magnesium, Vit A dan C serta senyawa sulfur yang bermanfaat untuk mengikat logam dan racun dihati untuk dikeluarkan.

Berikut ini artikel kesehatan manfaat Bawang putih untuk kesehatan.

1. Kesehatan Jantung
Ahli gizi dan diet percaya bawang putih dapat menurunkan kadar homosistein ( asam amino ) dalam darah yang tidak untuk kesehatan jantung. bawang putih juga dapat mengurangi penumpukan plak berbahaya pada dinding arteri.

2. Kesehatan Darah
- Penelitian menunjukan bahwa bawang putih dapat meningkat sirkulasi darah dengan meningkatkan kadar hidrogen sulfida dalam darah.
- Senyawa sulfur dalam bawang putih mengurangi zat lemak dalam darah, membantu untuk mengatur tekanan darah dan membantu dalam gejala hipertensi.
- Senyawa belerang dalam bawang putih, terutama ajoene dapat menghindari penggumpalan darah.
- Bawang putih sering digunakan sebagai pengencer darah untuk menigkatkan sirkulasi dan mencegah penggumpalan darah.

3. Sitem kekebalan tubuh
Bawang putih merangsang aktivitas sel darah putih yang dapat melawan infeksi dan penyakit. Bawang putih dapat meningkatkan kerja hati dalam melawan radikal bebas.

4. Gula Darah
Studi menunjukkan bahwa bawang putih memiliki kemampuan untuk menigkatkan kadar insulin dalam darah serta menstabilkan gula darah.

5. Antioksidan
Antioksidan dalam bawang putih melindungi sel dari radikal bebas dan menghambat pertumbuhan kanker.

6. Kolesterol
Bawang putih memiliki peranan penting dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

7. Sex
Bawang putih komom mampu menjaga kadar testoteron pada pria dan dapat meningkatkan libido pada pria dan wanita.

Disamping banyak manfaat dari bawang putih, perlu diperhatikan juga efek sampingnya. Bawang putih adalah pengencer darah alami dan menghambat pembekuan darah, jadi bagi emreka yang memiliki gangguan dengan darah, harus konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum mngkonsumsi bawang putih. -dboen-
source: Tips dan Artikel
komentar | | Read More...

Mengenal Lebih Jauh Antioksidan

Penulis : teguh on Kamis, 16 Februari 2012 | 03.53

Kamis, 16 Februari 2012

Tentu kita pernah mendengar atau membaca artikel kesehatan yang didalamnya terdapat istilah “antioksidan”, dan pastinya kata ini dideskripsikan sebagai sesuatu hal yang bermanfaat bagi tubuh manusia, mulai dari mencegah penuaan hingga anti kanker. Namun sebenarnya apa itu antioksidan? Apa saja fungsinya? Serta di mana kita bisa mendapatkannya? Berikut penjelasannya.

Antioksidan merupakan nutrisi yang terkandung di dalam makanan yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan oksidatif pada tubuh kita. Ketika sel tubuh menggunakan oksigen, secara natural sel-sel tersebut memproduksi radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan yang akhirnya memicu timbulnya kanker.

Apa Keuntungan dari Antioksidan?

Antioksidan adalah nutrisi alami yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran tertentu, dan telah terbukti dapat melindungi sel-sel manusia dari kerusakan oksidatif dan memberikan keuntungan lainnya, antara lain :
• Menguatkan kekebalan tubuh agar tahan terhadap flu, virus, dan infeksi.
• Mengurangi kejadian semua jenis kanker.
• Mencegah terjadinya glukoma dan degenerasi makular.
• Mengurangi risiko terhadap oksidasi kolestrol dan penyakit jantung.
• Anti-penuaan dari sel dan keseluruhan tubuh.

Apa Saja Tipe-tipe dari Antioksidan?

Berikut beberapa tipe dari antioksidan dan sumber dimana kita bisa mendapatkannya :

Vitamin A :
Vitamin yang larut dalam lemak ini dibutuhkan dalam pembentukan tulang, pencernaan, dan kesehatan mata selain itu juga dapat membantu dalam sistem kekebalan tubuh dan kulit. Makanan yang kaya akan vitamin A antara lain, wortel, hati, kentang manis, aprikot, jeruk, mangga, jambu biji, pepaya, susu, yogurt, dan kuning telur.

Vitamin C :
vitamin merupakan pembersih radikal bebas yang berada di dalam suatu lingkungan yang berair, seperti didalam sel. Vitamin C bekerja secara sinergis dengan vitamin E untuk menghilangkan radikal bebas. Vitamin C banyak ditemukan di dalam jeruk, lemon, strawberry, tomat, paprika hijau, brokoli, dan sayuran berdaun hijau.

Vitamin E :
Vitamin yang juga larut dalam lemak ini memelihara membran sel (yang sebagian besar terdiri dari asam lemak) dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Fungsi lain dari vitamin E adalah melindungi lemak di dalam LDL (kolestrol jahat) dari proses oksidasi. Kacang, biji-bijian, sayuran berdaun hijau, minyak sayur, dan minyak hati, merupakan makanan yang kaya akan vitamin E.

Selenium :
Selenium merupakan mineral yang harus dikonsumsi dalam jumlah yang terukur, karena jika dalam dosis besar bisa menjadi racun bagi tubuh. Makanan yang kaya akan selenium antara lain, ikan dan kerang, daging merah, telur, ayam, bawang putih, dan padi-padian.

Beta-karoten :
Beta-karoten dikenal sebagai peluruh oksigen tunggal (suatu bentuk oksigen yang merupakan racun bagi tubuh) terbaik. Selain itu, beta-karoten juga merupakan pembersih radikal bebas yang baik terutama pada saat konsentrasi oksigen rendah. Beta-karoten dapat ditemukan pada wortel, paprika kuning dan merah, brokoli, kentang manis, mangga, dan jenis-jenis buah dan sayuran lainnya.

Likopen :
Sebagai antioksidan, likopen sama dua kali lebih kuat dengan beta-karoten dalam melindungi sel darah putih dari kerusakan membran yang disebabkan oleh radikal bebas. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat dan serviks. Sebagai tambahan, likopen dapat mencegah penyakit jantung dengan cara menghambat oksidasi kolestrol LDL. Bersama dengan beta-karoten, likopen diketahui berperan dalam melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan radiasi sinar UV. Makanan yang kaya akan likopen antara lain, tomat, jeruk bali, dan semangka.

Lutein :
Lutein merupakan kartenoid dalam konsentrasi tinggi di daerah makula mata (bagian belakang mata yang menjadi tempat retina), di mana dipercaya untuk menyaring sinar biru yang merusak serta melindungi bagian belakang mata dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas. Lutein juga membantu mencegah degenerasi makular yang berkaitan dengan usia, perkembangan glukoma, dan katarak. Makanan yang kaya akan lutein antara lain sayuran berwarna hijau gelap, seperti brokoli, kiwi, bayam, dan tunas brussel.

Lignan :
Makanan yang mengandung lignan banyak ditemukan pada biji rami, oatmeal, dan berley.

Sumber : http://health.kompas.com/read/2011/08/13/07571157/Mengenal.Lebih.Jauh.Antioksidan
komentar | | Read More...

Makanan Penurun Kolesterol

Penulis : teguh on Kamis, 12 Januari 2012 | 18.05

Kamis, 12 Januari 2012

Gaya hidup merupakan salah satu faktor risiko penyebab kolesterol yang dapat diubah. Salah satu perubahan gaya hidup yang mudah dilakukan adalah dengan memilih konsumsi makanan yang tepat.

Ada beberapa jenis makanan yang efektif meningkatkan kolesterol baik (high-density lipoproteins/HDL). HDL berfungsi membuang kelebihan kolesterol dari sel dan dinding arteri serta membawa kolesterol kembali ke hati untuk dibuang. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran sejak dini untuk mulai memilih-milih makanan yang sehat dikonsumsi.

Kurangi Lemak jenuh
Salah satu pemicu peningkatan kolesterol adalah jumlah dan jenis lemak jenuh. Makanan yang berasal dari hewan, seperti susu, keju, daging, margarin, atau keju, biasanya mengandung lemak jenuh. Tapi ada juga bahan makanan dari tumbuhan yang mengandung lemak jenuh, misalnya minyak kelapa atau minyak sawit.

Kedelai
Food and Drug Administration AS merekomendasikan konsumsi protein kedelai minimal 25 gram setiap hari untuk mengurangi kolesterol. Ada banyak pilihan makanan berbasis kedelai yang tersedia di sekitar kita, mulai dari tahu, tempe, hingga susu kedelai.

Perbanyak serat
Penelitian menunjukkan, konsumsi kacang-kacangan setiap hari selama enam minggu bisa mengurangi kolesterol hingga 10 persen.

Serat yang mudah larut di air menghambat penyerapan kolesterol di usus sehingga membantu menurunkan jumlah kolesterol dalam darah. Serat yang mudah larut bisa kita temukan pada gandum, beras merah, kacang, apel, wortel, dan sebagian besar sayur dan buah-buahan.

Konsumsi ikan
Penelitian menunjukkan asam lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan, terutama ikan laut seperti salmon bisa membantu menurunkan lemak jahat dan meningkatkan kadar lemak baik, serta menurunkan trigliserida. The American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi minimal dua porsi ikan dalam seminggu.

Alpukat
Buah alpukat merupakan sumber terbaik untuk lemak tak jenuh yang bisa membantu meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan kolesterol jahat. Alpukat juga mengandung beta sitosterol yang bisa mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan. Meski begitu, alpukat mengandung kalori tinggi, yakni 300 kalori dan 30 gram lemak. Karena itu konsumsi buah ini sebagai pengganti makanan tinggi lemak lainnya.

Bawang putih
Selama ratusan tahun bawang putih telah digunakan oleh berbagai budaya di dunia. Suku Mesir memasukkan bawang putih dalam diet mereka untuk menambah stamina.

Dalam dunia modern, para peneliti berhasil mengetahui manfaat bawang putih untuk menurunkan kolesterol, mencegah sumbatan pembuluh darah, mengurangi tekanan darah, dan membantu tubuh melawan infeksi. Penelitian terkini menyebutkan bumbu ini mencegah terjadinya plak di arteri pada stadium dini, atau disebut juga nano plak.

Bayam
Sayuran ini kaya akan lutein, pigmen berwarna kuning yang juga ditemukan pada sayuran berdaun hijau dan kuning telur. Reputasi lutein dalam menjaga penglihatan sudah terkenal. Penelitian terkini menunjukkan makanan yang kaya lutein juga melindungi kita dari serangan jantung dengan cara membentuk lapisan pelindung dinding arteri dari serangan kolesterol.

Teh
Teh, baik diminum dalam kondisi dingin atau panas, memiliki kandungan antioksidan, Flavonoids. Studi membuktikan teh juga menjaga pembuluh darah tetap rileks dan mencegah sumbatan. Flavonoids dalam teh juga menujukkan bisa mencegah oksidasi kolesterol jahat yang menyebabkan terbentuknya plak di dinding arteri. Antioksidan yang sangat kuat ini mungkin juga menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

Cara mengolah
Yang tak kalah penting dalam menjaga kadar kolesterol tetap normal adalah pengolahan makanan. Meski makanan yang dipilih sudah berkolesterol rendah, kalau dimasak dengan minyak yang mengandung minyak jenuh, tetap saja makanan itu mengandung kolesterol tinggi.

Proses pengolahan makanan yang disarankan adalah dengan cara dikukus, bakar, atau rebus. Bila sudah terbiasa makanan yang digoreng, kurangi porsinya atau pilih cara masak dengan menumis yang memakai minyak dalam jumlah sedikit.

Sumber : http://kesehatan.kompas.com/read/2009/08/19/08403092/Makanan.Penurun.Kolesterol
komentar | | Read More...

Resep Peluruh Kolesterol dan Trigliserida

Penulis : teguh on Selasa, 03 Januari 2012 | 18.09

Selasa, 03 Januari 2012

Mengonsumsi tanaman obat, baik daun, biji, akar, maupun buahnya, tidak berarti makan tanaman itu sebanyak-banyaknya. Konsumsilah ramuan tersebut dengan komposisi dan dosis tertentu. Karenanya, cara membuat ramuan, komposisi, dosis, dan waktu pemakaian harus dipelajari dengan baik lagi benar.

Berikut beberapa resep peluruh kolesterol dan trigliserida.
1. Alpukat
Bahan: 1 buah alpukat matang
Cara Pemakaian: Buah alpukat dimakan mentah. Lakukan setiap hari.

2. Kubis
Bahan: 1 buah kubis segar
Cara Pemakaian: Cuci kubis hingga bersih, lalu bilas dengan air matang. Potong-potong seperlunya, lalu dijus. Air sari kubis diminum sekaligus, lakukan setiap hari.

3. Belimbing manis
Bahan: 2 buah belimbing manis ukuran besar
Cara Pemakaian: Buah belimbing dimakan setelah makan pagi dan malam, masing-masing 1 buah.

4. Akar manis
Bahan: 10 gram akar manis
Cara Pemakaian: Akar manis direbus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, airnya disaring, lalu dibagi menjadi 2 kali minum, pagi dan malam hari.

5. Kacang Tanah
Bahan: 1 genggam daun kacang tanah
Cara Pemakaian: Daun dicuci bersih, lalu diiris halus. Masukkan irisan daun ke dalam gelas, lalu diseduh dengan secangkir air panas. Biarkan selama 40 menit, lalu disaring. Minum airnya selagi hangat dan sewaktu perut kosong.

6. Tempe
Bahan: 100 gram tempe
Cara Pemakaian: Tempe dipotong-potong sesuai selera, lalu direbus, dikukus, atau dibacem. Tempe dijadikan lauk dan dimakan bersama nasi.

7. Angkak
Bahan: 1 sendok teh angkak
Cara Pemakaian: Angkak ditumbuk halus, dimasukkan ke dalam cangkir, lalu diseduh dengan secangkir air panas. Minum airnya selagi hangat. Lakukan setiap hari.

8. Labu siam
Bahan: 1 buah labu siam ukuran sedang
Cara Pemakaian: Buah labu dikupas, potong kecil-kecil dan dijus atau diparut, peras airnya dan saring. Kumpulan airnya diminum sekaligus.

9. Sambiloto
Bahan: 20 gram herbal sambiloto kering
Cara Pemakaian: Direbus dengan 3 gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan setiap hari.

10. Jamur kuping putih
Bahan: 10 gram jamur kuping putih kering
Cara Pemakaian:Jamur putih dipotong-potong secukupnya, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Tambahkan sedikit pemanis buatan. Setelah dingin, airnya diminum dan jamurnya boleh dimakan.

11. Bawang merah
Bahan: 20 gram bawang merah segar
Cara Pemakaian: Bawang merah diiris tipis-tipis, dimakan bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari dengan ukuran yang sama.

12. Bawang putih
Bahan: 1-2 siung bawang putih
Cara Pemakaian: Bawang putih diiris tipis-tipis atau dipipiskan dan dibuat bulatan kecil, lalu ditelan. Lakukan 2 kali sehari.

13. Kunyit
Bahan: 10 gram rimpang kunyit segar
Cara Pemakaian: Rimpang kunyit dibersihkan, lalu diiris tipis-tipis. Rebus dalam air 2 gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring dan diminum sekaligus. Lakukan hal ini 3 kali sehari, selama 12 minggu.

14. Temulawak
Bahan: 3 jari rimpang temulawak segar
Cara Pemakaian : Rimpang temulawak dikupas kulitnya, lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air panas dan biarkan mengendap. Setelah dingin, endapannya dibuang dan airnya diminum. Lakukan setiap hari.

15. Seledri
Bahan: 30 gram akar seledri segar
Cara Pemakaian: Akar seledri dicuci bersih, lalu direbus dengan 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring lalu minum sekaligus.

Sumber : http://kesehatan.kompas.com/read/2010/03/02/15233066/Resep.Peluruh.Kolesterol.dan.Trigliserida
komentar | | Read More...

7 makanan pembasmi sel kanker payudara

Penulis : teguh on Minggu, 28 Agustus 2011 | 02.29

Minggu, 28 Agustus 2011

Mencari referensi tentang makanan yang ditakuti tumor/kanker, saya menemukan 7 makanan pembasmi sel kanker payudara. Setidaknya ketujuh makanan alami ini mengandung unsur-unsur antioksidannya, sehingga merupakanan makanan sehat yang mesti diperhatikan untuk dikonsumsi secara rutin oleh anda. Tentu saja ini tidak hanya sebatas pencegah dan pembasmi kanker payudara, melainkan kanker-kanker yang lainnya.

Dari sejumlah hasil penelitian, banyak ditemukan makanan alami yang mengandung antioksidan dan antiradang yang berfungsi untuk mengatasi radikal bebas yang hinggap di dalam tubuh. Makanan-makanan yang dimaksud tentunya didominasi oleh makanan-makanan alami (tanpa diolah). Salah satu fungsi dari makanan-makanan antiradang/ antioksidan tersebut ialah untuk pencegahan bahkan pengobatan kanker. (baca juga: tanaman herbal untuk dtoksifikasi)

Salah satu kanker yang paling ditakuti (terutama oleh perempuan) ialah kanker payudara. Berkaitan dengan kanker payudara, ada tujuh makanan (baik sayur maupun buah) yang disebut-sebut oleh kalangan peneliti sebagai antioksidan/antiradang terbaik, yaitu:

1. Tomat
Sudah dibahas tentang khasiat dan manfaat tomat (baca: postingan khasiat dan manfaat tomat). Likopen yang terkandung di dalam tomat merupakan antioksidan yang telah terbukti melawan sel kanker payudara, serviks, ovarium, dan prostat. Unsur tomat yang terkandung di dalam saus, kecap saus, ataupun pasta bahkan lebih baik karena konsentrasi kandungannya lebih banyak.

2. Berry
Keluarga berry (blueberry, raspberry, dan blackberry) ialah antioksidan yang mengandung antosianin yang terbukti dapat membunuh sel kanker payudara.

3. Teh
Baik teh hijau maupun teh hitam mengandung catechin yang dapat menghambat progresifitas sel kanker payudara.

4. Bayam hijau
Bayam merupakan salah satu sayuran hijau paling bergizi. Lutein dan vitamin E yang terkandung di dalam bayam hijau diketahui dapat mencegah kanker payudara, kanker hati, kolon, ovarium, dan prostat, serta beberapa jenis kanker lainnya.

5. Bawang putih
Substansi tertentu di dalam bawang putih dapat melawan sel kanker payudara, lambung, dan esofagus. Untuk memperoleh kandungan antikanker yang optimal, jangan terlalu lama memasak bawang putih.

6. Apel
Apel mengandung kuersetin yang dapat melawan sel kanker payudara, paru, dan prostat. Sebaiknya makan beserta kulitnya.

7. Labu kuning
Mengandung bera-karoten yang dapat melindungi DNA sel dalam tubuh.

Untungnya, makanan-makanan tersebut selain berry mudah ditemukan di Indonesia, bahkan dalam jumlah melimpah sekalipun.

NB: belakangan ini, ditemukan pula zat antioksidan di dalam sirsak, cabe merah, dan paprika.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/2011/08/7-makanan-pembasmi-sel-kanker-payudara.html
komentar | | Read More...

Bagaimana Bawang Putih Melawan Kanker?

Penulis : teguh on Senin, 18 April 2011 | 18.28

Senin, 18 April 2011

Dalam masyarakat modern bawang putih (Allium sativum) dipercaya dapat mencegah serangan jantung, penggumpalan darah, menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, kadar gula darah, mengurangi tukak lambung, penawar racun, pembunuh bakteri/jamur/parasit, pengikat radikal bebas, dan banyak lagi yang lain. Benarkah bumbu masakan sehari-hari ini dapat menyembuhkan kanker juga?

Berbagai studi memang menunjukkan kemampuan bawang putih dalam mencegah dan mengobati kanker, terutama yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia berbahaya, seperti kanker prostat, perut, kolorektal (usus dan dubur), payudara, liver, kulit, dan paru-paru.

Zat-zat aktif dalam bawang putih antara lain vitamin A, B, C, kalsium, potasium, besi, karoten, dan selenium. Yang paling dominan dalam memerangi kanker adalah komponen allyl sulfur seperti diallyl sulfide, diallyl disulfide, diallyl trisulfide, S-allyl cysteine, S-allylmercaptocysteine, allicin, dan ajoene. Zat-zat tersebut mencegah pembentukan dan pengaktifan nitrosamin di dalam tubuh, juga memblokir aflatoxin, azoxymethane, benzo(a)pyrene, dan lain-lain, yang kesemuanya merupakan zat karsinogen (pemicu kanker).

Pada tahap berikutnya komponen-komponen tersebut dapat mencegah mutasi gen, menghambat proliferasi (pertumbuhan/pembelahan) sel-sel kanker, memperbaiki struktur DNA yang rusak, bahkan merangsang sel kanker untuk bunuh diri (apoptosis).

Di sisi lain bawang putih juga berperan sebagai antioksidan, mengeluarkan racun dari dalam tubuh, dan membunuh kuman Helicobacter pylori yang dapat memicu berbagai macam kanker perut.

Cara Mengkonsumsi
Sudah tentu kerja zat-zat aktif bawang putih itu tergantung pada banyak hal, misalnya tanah di mana bawang putih itu tumbuh (berpengaruh pada kadar zat-zat aktif bawang putih), komposisi zat makanan lain yang dikonsumsi bersamaan dengannya, juga cara mempersiapkan dan mengkonsumsi bawang putih itu sendiri. Kombinasi dengan selenium, asam lemak tertentu (misal asam linoleat), dan vitamin A, dapat meningkatkan kemampuan bawang putih untuk menghambat proliferasi dan meningkatkan apoptosis.

Tetapi perlu disadari bahwa proses pengolahan bawang putih dapat mematikan daya kerja zat-zat antikanker itu. Satu menit saja diproses dalam microwave, hilanglah khasiat bawang putih sebagai antikanker. Begitu juga kalau dipanaskan dalam proses pemasakan lain. Jadi bagaimana? Haruskah bawang putih itu ditelan mentah-mentah?

Ternyata sederhana saja. Hancurkan bawang putih (digeprak, diiris tipis, atau diuleg) kemudian biarkan selama 15 menit sebelum dimasak (digunakan sebagai bumbu masak). Dalam waktu 15 menit itu terjadi reaksi kimia yang mengaktifkan zat-zat antikanker golongan allyl sulfur di atas, yang tidak rusak walau dimasak. Tetapi kalau setelah dihancurkan langsung dimasak, reaksi kimia itu tidak terjadi, otomatis khasiat antikankernya hilang.

Kalau mau, bawang putih juga boleh dikonsumsi mentah. Tapi tetap saja harus dihancurkan dulu dan dibiarkan selama 15 menit. Lalu bagaimana kalau bawang akan disajikan utuh, misalnya dalam acar? Cukup kupas kemudian potong sedikit ujung-ujungnya. Lumayan, masih memiliki khasiat antikanker walau tidak sebagus kalau dihancurkan.

Potensi Bahaya

Mudah sekali bukan, menggunakan bawang putih untuk pencegahan dan pengobatan kanker? Harganya murah dan mudah didapat pula. Tetapi waspadalah, bukan berarti bawang putih boleh dikonsumsi sembarangan. Jangan mengira bahwa semakin banyak mengkonsumsi bawang putih semakin baik hasilnya.

Dosis yang disarankan untuk konsumsi bawang putih adalah 4-5 gram bawang putih segar/hari (kira-kira 1-2 siung). Kalau terlalu banyak, selain menimbulkan bau tidak sedap pada nafas dan kulit, kadang menimbulkan alergi, gangguan pencernaan (muntah, diare, iritasi, produksi gas berlebihan), asma bronkial, dermatitis, mengurangi kadar protein dan kalsium dalam darah, juga mengurangi produksi sperma.

Terlalu banyak bawang putih meningkatkan resiko perdarahan karena kemampuannya dalam mencegah pembekuan darah. Karena itu pada penderita yang hendak atau baru saja menjalani pembedahan, konsumsi bawang putih sebaiknya dibatasi.

Bawang putih juga meningkatkan kerja enzim-enzim dalam hati untuk membuang racun dari dalam tubuh. Pada orang sehat kemampuan ini sangat bermanfaat, tetapi hati-hatilah, dia juga bisa membuang obat-obat yang Anda telan dan obat-obat kemoterapi . Pengobatan Anda menjadi sia-sia, bukan? Karena itu, kalau Anda ingin menambah konsumsi bawang putih atau menggunakan produk suplemennya, konsultasilah dulu dengan dokter.

Sumber: rumahkanker.com

komentar | | Read More...

Bawang Putih Dapat Mencegah Kanker

Penulis : teguh on Sabtu, 15 Januari 2011 | 03.56

Sabtu, 15 Januari 2011

Mengkonsumsi banyak bawang putih dapat menurunkan resiko kanker indung telur, usus besar, dan berbagai jenis kanker lainnya, demikian yang dilaporkan oleh American Journal of Clinical Nutrition tahun 2006. Banyak studi sudah menunjukkan bahan-bahan organik dalam bawang putih sangat efektif dalam mencegah perkembangan sel kanker.

Manfaat lain bawang putih bagi kesehatan ialah menjaga kesehatan kardiovaskular. Bawang putih mengandung pitokemikal dan allicin yang dapat menurunkan tekanan darah hingga 30 poin, serta mampu mencegah stroke dengan cara menghalangi timbulnya plak pada pembuluh kardiovaskular hingga 12%.

Dr.Guautnter Siegel, M.D., dari University of Medicine di Berlin, Jerman, mengungkapkan kemiripan bawang putih dengan kolesterol HDL atau kolesterol baik. Bawang putih bisa mencegah terbentuknya nanoplaques dengan cara menutupi masuknya kolesterol LDL atau kolesterol jahat ke peredaran darah.

Agar bermanfaat bagi kesehatan, kita harus mengkonsumsi bawang putih dalam porsi yang tepat. Konsumsi berlebih dapat menyebabkan iritasi lambung dan menghilangkan sel darah putih, serta membuat darah kita sulit membeku. Batasi asupan bawang kita, hanya 5 siung per hari.

Sumber : Prevention Indonesia, Kompas,Minggu, 31 Mei 2009
komentar | | Read More...

Obat Alami untuk Darah Tinggi

Penulis : teguh on Kamis, 07 Oktober 2010 | 01.06

Kamis, 07 Oktober 2010

Tekanan darah tinggi atau hipertensi berhubungan erat dengan meningkatnya serangan jantung dan stroke. Penyebab tekanan darah tinggi ini antara lain adanya pengerasan dan penyumbatan arteri. Pembuluh darah yang sakit menjadi sempit, sehingga jantung memerlukan tekanan yang lebih besar untuk memompa darah ke pembuluh darah.

Beberapa obat alami yang kandungannya dapat mengurangi bahkan mengobati penyakit darah tinggi ini antara lain:

1. Daun Salam (Syzigium polyanthum)
Khasiat : menurunkan koesterol dan tekanan darah tinggi, menurunkan kadar gula darah tinggi.

2. Rumput Laut (Laminaria japonica)
Khasiat : menormalkan tekanan darah, menurunkan kolesterol tinggi, mencegah aterosklerosis.

3. Ketimun
Khasiat: Kadar mineral potassium yang tinggi berguna untuk mengurangi tekanan darah yang tinggi, serta berguna juga untuk mengurangi batu ginjal

4. Blewah
Khasiat: Sama dengan ketimun yang kaya akan kandungan potassium, baik untuk mengurangi tekanan darah tinggi dan juga baik untuk masalah ginjal/kandung kemih
Beberapa buah/tumbuhan yang mempunya kandungan sama dengan ketimun/blewah: peach atau persik, strawberi, raspberi, daun turnip dan wheat grass.

5. Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
Khasiat : menurunkan kolesterol tinggi, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kadar gula darah

6. Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.)
Efek : melancarkan sirkulasi dan mencairkan gumpalan darah, menetralkan racun dalam tubuh.

7. Bawang Putih
Khasiat: menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, menghancurkan penggumplan darah

8. Bawang Bombay
Khasiat: Mempunyai khasiat yang sama dengan bawang putih

--- dari berbagai sumber ---
komentar | | Read More...

Bawang Putih Sehatkan Jantung

Penulis : teguh on Selasa, 13 Juli 2010 | 00.50

Selasa, 13 Juli 2010

BAWANG putih (Allium sativum) bukan saja dikenal sebagai bumbu masak yang melezatkan, namun sejak lama digunakan sebagai ramuan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Ribuan riset juga mengklaim bawang putih mampu mengatasi dan mencegah beragam penyakit mulai dari kanker hingga pembuluh darah dan jantung. Walau begitu, tak sedikit pula yang menyatakan bahwa khasiat bawang putih belum signifikan khusunya dalam mencegah dan mengobati penyakit-penyakit degeneratif tersebut.

Sebuah riset di Los Angeles Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengungkap bukti baru yang mendukung manfaat bawang putih bagi kesehatan pembuluh darah. Ektrak bawang putih dalam bentuk pil diyakini memiliki potensi besar mencegah terjadinya ateroskeloris atau penebalan jaringan dinding pembuluh darah.

Professor Matthew Budoff MD dan Naser Ahmadi MD dari Los Angeles Biomedical Research Institute di Harbor-UCLA Medical Center, yang menyimpulkan melalui hasil riset pendahuluan bahwa ekstrak bawang yang dikombinasi dengan vitamin B-12, asam folat, vitamin B-6 dan L-arginine mampu menghambat terjadinya aterosklerosis.

Pada risetnya, Budoff melibatkan 65 partisipan berusia rata-rata 60 tahun dan memiliki risiko cukup besar mengidap penyakit jantung. Partisipan dibagi dua kelompok yakni yang mengonsumi pil berisi ekstrak bawang putih plus vitamin, sedangkan sekelompok lainnya diberi kapsul berisi plasebo.

Partisipan dipantau selama setahun dan pada akhir riset tercatat 58 partisipan masih bertahan. Secara rutin setiap bulan, partisipan harus diperiksa kadar kolesterol dan unsur darah lainnya. Mereka juga harus melakukan scanjantung pada awal dan akhir penelitian.

Dari riset terungkap, perkembangan aterosklerosis tampak tidak pesat pada mereka yang mengonsumsi pil bawang putih dibandingkan yang meminum plasebo. Menurut peneliti, temuan itu tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, derajat keparahan aterosklerosis pada awal studi, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol dan pengobatan diabetes.

Budoff dan timnya tidak menjelaskan kandungan apa yang sebenarnya memberikan pengaruh terbesar bagi perlambatan aterosklerosis. Namun begitu, ektrak bawang putih diyakini memberikan manfaat utama menurunkan kadar homosistein, asam amino yang berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Budoff mengharap penelitian ini akan berlanjut untuk mengungkap potensi bawang putih plus vitamin dalam memperlambat kalsifikasi pembuluh darafh jantung. Hasil penelitian Budoff ini dipresentasikan pada American Heart Association's 2008 Quality of Care and Outcomes Research in Cardiovascular Disease and Stroke Conference.

Sumber : KOMPAS
komentar | | Read More...

Bawang Putih Pengusir Darah Tinggi dan Diabetes !!

Penulis : teguh on Senin, 12 Juli 2010 | 01.39

Senin, 12 Juli 2010

Kalau dengar Bawang Putih pasti yang terbayang adalah vampir atau bau mulut yang mengganggu. Padahal Bawang putih adalah salah satu dari tanaman obat yang banyak manfaatnya. Tanaman dengan nama Latin "Allium sativum" ini termasuk bumbu dapur yang sangat populer di Asia.

Ia memberikan rasa harum yang khas pada masakan, sekaligus menurunkan kadar kolestrol yang terkandung dalam bahan makanan yang merngandung lemak. Maka jangan heran kalau pada masakan Cina, Korea, Jepang banyak menggunakan bawang sebagai bumbu utamanya.

Yang jelas, berbagai riset membuktikan, bawang putih ternyata mampu menurunkan kadar kolesterol dan gula di dalam darah.

Dari beberapa buku pengobatan tradisional dikatakan, bawang putih merupakan salah satu obat pembersih darah. Yang dimaksud dengan membersihkan darah adalah menurunkan kadar kolesterol dan gula dalam darah, dan membersihkan pembuluh-pembuluh darah dari kemungkinan penyempitan dan penyumbatan.

Penggunaan bawang putih sebagai obat ini tergolong sangat ekonomis. Di samping mudah diperoleh, harganya pun dewasa ini tergolong murah, hanya sekitar Rp10.000,-/Kg. Namun bagi orang Jawa, bawang yang dipakai untuk obat adalah bawang tunggal atau "bawang lanang" yang harganya sekitar Rp25.000,-/Kg.


Penggunaanya dapat diterapkan pada penyakit berikut.
1. Diabetes

Sebagai obat diabetes, bawang putih bisa dikonsumsi setiap hari sesudah makan. Pagi, siang dan malam masing-masing dua atau tiga siung atau butir sekali makan.

Dari pengalaman, mereka yang bobot badannya di bawah 60 Kg dianjurkan menggunakan dosis dua butir/siung bawang atau setara dengan tujuh gram sekali makan. Sedang bagi mereka yang berbobot lebih dari 60Kg dengan dosis tiga butir/siung bawang atau setara dengan bobot sekitar sepuluh gram.

Cara penggunaannya bisa dibuat sambal kecap dengan diiris-iris bersama bawang merah dan cabe untuk teman makan nasi. Bisa juga digeprek dulu atau dimemarkan kemudian diseduh dengan air panas sebanyak setengah gelas dan selanjutnya diblender atau dijus.

Cara lain lagi adalah bawang diparut, kemudian diseduh air panas lalu diminum setelah hangat berikut ampas-ampasnya.

Bagi penderita diabetes, sebaiknya periksa laboratorium dulu sebelum menggunakan resep ini. Setelah menggunakan resep ini selama seminggu, sebaiknya dicek lagi di laboratorium.

Apabila terjadi penurunan kadar darah cukup banyak, dosis sebaiknya diturunkan. Apabila kadar gula dalam darah mendekati normal, kurangi lagi konsumsi bawang putihnya. Dan untuk menjaga kondisi, silakan Anda membiasakan mengkonsumsi bawang putih minimal dua butir sehari.
Sumber : (Tabloid Senior/ZE/*)

Jagalah kesehatan anda dan keluarga dengan herbal

Silahkan Mencoba !!

Salam

Indra Harjanto
komentar | | Read More...

RSSPump

Translate

Arsip Blog

Random Post

 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger