News Update :
Tampilkan postingan dengan label teh hijau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teh hijau. Tampilkan semua postingan

Sehat Dengan Teh Hijau

Penulis : teguh on Selasa, 11 Desember 2012 | 01.26

Selasa, 11 Desember 2012

Selama berabad-abad orang cina menggunakan teh hijau untuk mengobati berbagai penyakit. Dengan seiringnya waktu, mulai banyak orang percaya manfaat teh hijau untuk kesehatan. Teh hijau banyak mengandung antioksidan yang dapat menghindarkan penuaan dan berbagai penyakit pada tubuh.

Berikut ini tips dan artikel kesehatan mengenai manfaat teh hijau untuk perawatan kesehatan.

1. Teh hijau dapat menghindari dari berbagai penyakit seperti fungsi kanker, radang sendi, kolesterol, jantung, infeksi dan gangguan kekebalan tubuh.

2. Teh hijau bermanfaat untuk menurunkan berat badan, teh hijau meningkatkan metabolisme dalam tubuh yang membuat kalori lebih banyak terbakar.

3. Teh hijau mampu melawan bakteri dan meningkatkan sistem daya tahan tubuh, juga mampu membunuh bakteri yang dapat menyebakan flak dan kerusakan pada gigi.

4. Teh hijau memnbantu mengurangi tingkat kadar gula dan kolesterol dalam darah.

5. Teh hijau membantu dalam menghilangkan bau mulut, dengan menekan pertumbuhan dari bakteri penyebab bau mulut. Oleh karena secangkir atau dua cangkir sehari dapat membantu membuat mulut sehat dan segar.

6. Teh hijau mengurangi dampak buruk dari rokok bagi perokok, dengan mengurangi racun rokok yang masuk ke tubuh.

Itu beberapa manfaat dari teh hijau, tapi banyak produk teh hijau sekarang ini yang memiliki kandungan antioksidan sedikit. Jadi pilihlah yang dipercaya memiliki banyak kandungan tersebut agar optimal dalam mendapatkan manfaat kesehatan dari teh hijau ini.

source : tips dan artikel
komentar | | Read More...

Tanaman Pencegah Rambut Rontok

Penulis : teguh on Jumat, 16 November 2012 | 16.31

Jumat, 16 November 2012

Biasanya, produk perawatan rambut yang tidak cocok, juga akan menjadi pemicu kerontokan. Misal saja adalah shampo, krim rambut dan sejenisnya.

Berikut adalah tanaman pencegah rambut rontok.

1. Teh Hijau - Menumbuhkan dan mencegah kerontokan.
Meningkatkan pertumbuhan rambut secara alami dan mencegah kerontokan karena mengandung antioksidan yang berguna untuk rambut.

Cara:
Ambil 2 bungkus daun teh hijau yang sudah diseduh dengan air hangat.
Balurkan pada rambut secara lembut.
Diamkan selama 30 menit dan bilas rambut hingga bersih.

2. Lidah buaya - Menyuburkan dan menebalkan rambut.
Nama latin lidah buaya adalah ALOEVERA.
Memiliki kandungan vitamin dan mineral yang berguna untuk menyuburkan dan menebalkan rambut.

Cara:
Satu lidah buaya potong menjadi dua.
Ambil lendirnya.
Usapkan pada rambut dan pijit perlahan.
Diamkan selama 15 menit, bilas.

3. Seledri - Menguatkan dan Berkilau.
Memiliki kandungan kalsium, zat besi, natrium, vitamin A dan Vitamin B. Mampu menstimulasi pertumbuhan rambut agar lebih sehat, kuat dan bercahaya.

Cara:
Ambil beberapa batang seledri.
Bersihkan dan blender dengan telur yang sudah dikocok.
Oleskan pada rambut, pijit perlahan.
Diamkan selama 30 menit, bilas.

Sumber : http://obatsakit2011.blogspot.com/2012/07/tanaman-pencegah-rambut-rontok.html
komentar | | Read More...

Makanan Penurun Kolesterol

Penulis : teguh on Kamis, 12 Januari 2012 | 18.05

Kamis, 12 Januari 2012

Gaya hidup merupakan salah satu faktor risiko penyebab kolesterol yang dapat diubah. Salah satu perubahan gaya hidup yang mudah dilakukan adalah dengan memilih konsumsi makanan yang tepat.

Ada beberapa jenis makanan yang efektif meningkatkan kolesterol baik (high-density lipoproteins/HDL). HDL berfungsi membuang kelebihan kolesterol dari sel dan dinding arteri serta membawa kolesterol kembali ke hati untuk dibuang. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran sejak dini untuk mulai memilih-milih makanan yang sehat dikonsumsi.

Kurangi Lemak jenuh
Salah satu pemicu peningkatan kolesterol adalah jumlah dan jenis lemak jenuh. Makanan yang berasal dari hewan, seperti susu, keju, daging, margarin, atau keju, biasanya mengandung lemak jenuh. Tapi ada juga bahan makanan dari tumbuhan yang mengandung lemak jenuh, misalnya minyak kelapa atau minyak sawit.

Kedelai
Food and Drug Administration AS merekomendasikan konsumsi protein kedelai minimal 25 gram setiap hari untuk mengurangi kolesterol. Ada banyak pilihan makanan berbasis kedelai yang tersedia di sekitar kita, mulai dari tahu, tempe, hingga susu kedelai.

Perbanyak serat
Penelitian menunjukkan, konsumsi kacang-kacangan setiap hari selama enam minggu bisa mengurangi kolesterol hingga 10 persen.

Serat yang mudah larut di air menghambat penyerapan kolesterol di usus sehingga membantu menurunkan jumlah kolesterol dalam darah. Serat yang mudah larut bisa kita temukan pada gandum, beras merah, kacang, apel, wortel, dan sebagian besar sayur dan buah-buahan.

Konsumsi ikan
Penelitian menunjukkan asam lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan, terutama ikan laut seperti salmon bisa membantu menurunkan lemak jahat dan meningkatkan kadar lemak baik, serta menurunkan trigliserida. The American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi minimal dua porsi ikan dalam seminggu.

Alpukat
Buah alpukat merupakan sumber terbaik untuk lemak tak jenuh yang bisa membantu meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan kolesterol jahat. Alpukat juga mengandung beta sitosterol yang bisa mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan. Meski begitu, alpukat mengandung kalori tinggi, yakni 300 kalori dan 30 gram lemak. Karena itu konsumsi buah ini sebagai pengganti makanan tinggi lemak lainnya.

Bawang putih
Selama ratusan tahun bawang putih telah digunakan oleh berbagai budaya di dunia. Suku Mesir memasukkan bawang putih dalam diet mereka untuk menambah stamina.

Dalam dunia modern, para peneliti berhasil mengetahui manfaat bawang putih untuk menurunkan kolesterol, mencegah sumbatan pembuluh darah, mengurangi tekanan darah, dan membantu tubuh melawan infeksi. Penelitian terkini menyebutkan bumbu ini mencegah terjadinya plak di arteri pada stadium dini, atau disebut juga nano plak.

Bayam
Sayuran ini kaya akan lutein, pigmen berwarna kuning yang juga ditemukan pada sayuran berdaun hijau dan kuning telur. Reputasi lutein dalam menjaga penglihatan sudah terkenal. Penelitian terkini menunjukkan makanan yang kaya lutein juga melindungi kita dari serangan jantung dengan cara membentuk lapisan pelindung dinding arteri dari serangan kolesterol.

Teh
Teh, baik diminum dalam kondisi dingin atau panas, memiliki kandungan antioksidan, Flavonoids. Studi membuktikan teh juga menjaga pembuluh darah tetap rileks dan mencegah sumbatan. Flavonoids dalam teh juga menujukkan bisa mencegah oksidasi kolesterol jahat yang menyebabkan terbentuknya plak di dinding arteri. Antioksidan yang sangat kuat ini mungkin juga menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

Cara mengolah
Yang tak kalah penting dalam menjaga kadar kolesterol tetap normal adalah pengolahan makanan. Meski makanan yang dipilih sudah berkolesterol rendah, kalau dimasak dengan minyak yang mengandung minyak jenuh, tetap saja makanan itu mengandung kolesterol tinggi.

Proses pengolahan makanan yang disarankan adalah dengan cara dikukus, bakar, atau rebus. Bila sudah terbiasa makanan yang digoreng, kurangi porsinya atau pilih cara masak dengan menumis yang memakai minyak dalam jumlah sedikit.

Sumber : http://kesehatan.kompas.com/read/2009/08/19/08403092/Makanan.Penurun.Kolesterol
komentar | | Read More...

8 Terbaik Penangkal Kolesterol Jahat

Penulis : teguh on Senin, 31 Oktober 2011 | 00.28

Senin, 31 Oktober 2011

Tingginya kadar kolesterol jahat dalam darah dapat berakibat buruk bagi kesehatan dan memicu perkembangan beragam penyakit seperti jantung, hipertensi, dan diabetes. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Menurut American Heart Association (AHA), Anda dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dengan cara mengonsumsi makanan-makanan sehat.

Berikut ini beberapa jenis makanan terbaik yang dapat membantu Anda memerangi kolesterol jahat.

1. Oat
Untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda harus membiasakan mengganti sarapan pagi dengan mengonsumsi oat. Menurut penelitian, konsumsi dua porsi oat setiap hari dapat menurunkan kolesterol jahat sebesar 5,3 persen hanya dalam enam minggu. Perlu diketahui, oat mengandung zat yang disebut beta-glukan, yang berfungsi dalam menyerap kolesterol jahat.

2. Anggur merah
Tidak selamanya konsumsi alkohol itu berdampak buruk. Menurut kajian, buah anggur merah yang digunakan dalam pembuatan red wine memiliki efek penting dalam mengatur kadar kolesterol. Konsumsi dua gelas anggur merah setiap minggu diyakini memberikan manfaat besar bagi kesehatan Anda.

3. Ikan salmon
Ikan salmon dikenal sebagai sumber terbaik asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam menjaga kadar kolesterol tetap terkendali serta mencegah penyakit jantung dan stroke. Beberapa jenis ikan seperti salmon, sarden, dan herring membantu dalam meningkatkan kadar kolesterol baik sebesar 4 persen.

4. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Lemak tak jenuh tunggal yang ditemukan pada kacang-kacangan dan biji-bijian memiliki molekul-molekul asam lemak paling rendah dan merupakan yang terbaik di antara tiga jenis lemak, yakni lemak jenuh ganda, lemak jenuh, dan lemak tak jenuh tunggal. Menambahkan menu kacang-kacangan dalam diet Anda dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sebesar 8 persen. Kacang hitam, kacang merah, ataupun kacang pinto adalah jenis-jenis yang dapat dikonsumsi untuk memenuhi sepertiga dari kebutuhan serat harian Anda.

5. Teh
Ini adalah minuman paling populer untuk mengikis lemak. Teh memiliki antioksidan dan kandungan kafein lebih sedikit ketimbang kopi. Dalam secangkir kopi mengandung sekitar 135 mg kafein, sedangkan teh hanya mengandung 30 sampai 40 mg. Kandungan phytocemical dalam teh juga dapat membantu melindungi tulang. Senyawa tersebut juga berperan sebagai pertahanan besar terhadap kadar kolesterol LDL (jahat).

6. Cokelat hitam
Cokelat hitam kaya akan kandungan antioksidan dan mempunyai peran untuk mengurangi kolesterol. Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan Journal of Hepatologi disebutkan, kandungan antioksidan pada cokelat hitam dapat mengurangi kerusakan pada pembuluh darah yang selanjutnya dapat mengancam kesehatan orang dengan sirosis (penyakit hati kronis). Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi 100 gram cokelat hitam setiap hari dalam membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular sebesar 21 persen.

7. Bayam
Sayuran yang satu ini mengandung sekitar 13 senyawa flavonoid yang menjauhkan Anda dari kanker, penyakit jantung, dan osteoporosis. Beberapa literatur menyebutkan, konsumsi setengah cangkir sayuran yang kaya kandungan lutein ini akan menjaga kita dari serangan jantung.

8. Minyak zaitun (olive oil)
Minyak ini memiliki banyak manfaat kesehatan. Asam lemak tak jenuh tunggal pada minyak ini dapat melindungi jantung karena menurunkan total kolesterol, trigliserida, dan kolesterol "jahat" atau LDL, tanpa menurunkan kadar kolesterol baik.

Sumber : http://health.kompas.com/read/2011/10/31/12552627/8.Terbaik.Penangkal.Kolesterol.Jahat
komentar | | Read More...

7 makanan pembasmi sel kanker payudara

Penulis : teguh on Minggu, 28 Agustus 2011 | 02.29

Minggu, 28 Agustus 2011

Mencari referensi tentang makanan yang ditakuti tumor/kanker, saya menemukan 7 makanan pembasmi sel kanker payudara. Setidaknya ketujuh makanan alami ini mengandung unsur-unsur antioksidannya, sehingga merupakanan makanan sehat yang mesti diperhatikan untuk dikonsumsi secara rutin oleh anda. Tentu saja ini tidak hanya sebatas pencegah dan pembasmi kanker payudara, melainkan kanker-kanker yang lainnya.

Dari sejumlah hasil penelitian, banyak ditemukan makanan alami yang mengandung antioksidan dan antiradang yang berfungsi untuk mengatasi radikal bebas yang hinggap di dalam tubuh. Makanan-makanan yang dimaksud tentunya didominasi oleh makanan-makanan alami (tanpa diolah). Salah satu fungsi dari makanan-makanan antiradang/ antioksidan tersebut ialah untuk pencegahan bahkan pengobatan kanker. (baca juga: tanaman herbal untuk dtoksifikasi)

Salah satu kanker yang paling ditakuti (terutama oleh perempuan) ialah kanker payudara. Berkaitan dengan kanker payudara, ada tujuh makanan (baik sayur maupun buah) yang disebut-sebut oleh kalangan peneliti sebagai antioksidan/antiradang terbaik, yaitu:

1. Tomat
Sudah dibahas tentang khasiat dan manfaat tomat (baca: postingan khasiat dan manfaat tomat). Likopen yang terkandung di dalam tomat merupakan antioksidan yang telah terbukti melawan sel kanker payudara, serviks, ovarium, dan prostat. Unsur tomat yang terkandung di dalam saus, kecap saus, ataupun pasta bahkan lebih baik karena konsentrasi kandungannya lebih banyak.

2. Berry
Keluarga berry (blueberry, raspberry, dan blackberry) ialah antioksidan yang mengandung antosianin yang terbukti dapat membunuh sel kanker payudara.

3. Teh
Baik teh hijau maupun teh hitam mengandung catechin yang dapat menghambat progresifitas sel kanker payudara.

4. Bayam hijau
Bayam merupakan salah satu sayuran hijau paling bergizi. Lutein dan vitamin E yang terkandung di dalam bayam hijau diketahui dapat mencegah kanker payudara, kanker hati, kolon, ovarium, dan prostat, serta beberapa jenis kanker lainnya.

5. Bawang putih
Substansi tertentu di dalam bawang putih dapat melawan sel kanker payudara, lambung, dan esofagus. Untuk memperoleh kandungan antikanker yang optimal, jangan terlalu lama memasak bawang putih.

6. Apel
Apel mengandung kuersetin yang dapat melawan sel kanker payudara, paru, dan prostat. Sebaiknya makan beserta kulitnya.

7. Labu kuning
Mengandung bera-karoten yang dapat melindungi DNA sel dalam tubuh.

Untungnya, makanan-makanan tersebut selain berry mudah ditemukan di Indonesia, bahkan dalam jumlah melimpah sekalipun.

NB: belakangan ini, ditemukan pula zat antioksidan di dalam sirsak, cabe merah, dan paprika.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/2011/08/7-makanan-pembasmi-sel-kanker-payudara.html
komentar | | Read More...

Teh Hijau Sehatkan Mata

Penulis : teguh on Jumat, 17 Desember 2010 | 01.24

Jumat, 17 Desember 2010

Teh hijau kini bukan sekadar minuman, terutama setelah berbagai penelitian menunjukkan manfaatnya untuk kesehatan. Yang terbaru adalah khasiat teh hijau untuk melindungi mata dari penyakit glaukoma dan gangguan mata lainnya.

Berdasarkan analisis yang dibuat para peneliti diketahui, catechins, antioksidan utama dalam teh hijau, efektif menjaga kesehatan mata. Catechins mengandung vitamin C, E, lutein, dan zeaxanthin. Uji coba pada tikus di laboratorium menunjukkan antioksidan ini dapat diserap oleh lensa, retina, dan jaringan lain pada mata.

Kemampuan catechins dalam mengurangi zat oksidatif yang menekan bisa bertahan hingga 20 jam. "Dapat disimpulkan konsumsi teh hijau bisa membantu mata melawan zat-zat oksidatif dan radikal bebas," kata Chi Pui Pang, ahli mata dari Chinese University of Hongkong dan Hongkong Eye Hospital.

Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry. Sayangnya, belum jelas benar bagaimana teh hijau bisa berkelana dari sistem pencernaan ke lapisan mata.

Sumber :
Healthday News , Kompas,Selasa, 27 April 2010)
komentar | | Read More...

Teh Hijau Lindungi Otak dari Kekurangan Oksigen

Penulis : teguh on Sabtu, 11 Desember 2010 | 06.08

Sabtu, 11 Desember 2010

ANDA para penggemar teh hijau selayaknya bersyukur karena senyawa-senyawa yang ditemukan dalam teh hijau mungkin melindungi otak dari efek-efek gangguan tidur yang menyebabkan terjadinya ngorok dan henti napas.

Komponen atau zat aktif yag ditemukan di dalam teh hijau disinyalir dapat menangkal kerusakan saraf akibat gangguan napas yang terjadi pada mereka yang mengalami gangguan tidur (disorder sleep apnea). Demikian sebuah penelitian atas hewan.

Para ilmuwan menemukan bahwa saat mereka menambahkan antioksidan yang terkandung dalam teh hijau pada minuman yang diberikan ke tikus percobaan tampak kandungan zat kimia ini melindungi otak binatang-binatang ini saat kekurangan oksigen yang didesain mirip dengan gejala yang terjadi akibat efek obstructive sleep apnea (OSA) atau gangguan tidur.

Temuan ini mengisyaratkan bahwa komponen dalam teh hijau selayaknya diperhitungkan untuk diteliti lebih lanjut karena berpotensi sebagai terapi untuk gangguan tidur ini (OSA), demikian dilaporkan para ilmuwan dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine.

OSA merupakan gangguan sementara yang terjadi di jaringan lunak tenggorokan. Gangguan ini menyebabkan terhalangnya jalur pernapasan selama tidur. Akibatnya, terjadilah henti napas sebentar selama beberapa kali sepanjang tidur malam.

Gejala yang segera tampak biasanya suara ngorok yang keras yang berlangsung kronis dan napas terengah-engah dan terjadi tak hanya saat tidur malam, tetapi juga saat tidur siang. Bila tak tertangani dengan baik, OSA dapat menyebabkan gangguan di seluruh tubuh, seperti meningkatnya tekanan darah. Lebih dari itu, kurangnya pasokan oksigen ke otak dapat memunculkan gangguan memori. Demikian diungkapkan Dr David Gozal dan koleganya di University of Louisville School of Medicine di Kentucky.

Namun, ternyata, menurut David, komponen dalam teh hijau yang disebut catechin polyphenols ternyata dapat melindungi otak dari kekurangan oksigen. Catechin polyphenols bertindak sebagai antioksidan. Artinya, unsur ini membantu menetralisasi partikel-partikel sel yang rusak akibat radikal bebas. Radikal bebas hasil sampingan metabolisme yang bila berlebihan menyebabkan stres oksidatif.

Kekurangan oksigen juga menyebabkan terjadinya stres oksidatif yang mengakibatkan gangguan kognitif pada mereka yang mengalami gangguan tidur.

Gozal dan koleganya menemukan bahwa saat tikus-tikus itu mengalami krisis karena kurang oksigen selama lebih dari 14 hari pertanda bahwa stres oksidatif sedang terjadi di otak, otak terlindungi dan tidak mengalami penurunan fungsi secara berarti akibat air teh hijau yang mengandung polyphenols yang diberikan. Sementara tikus yang tidak diberi teh hijau kondisinya kebalikannya.

Secara teoretis, Gozal mengungkapkan bahwa asupan teh hijau secara teratur merupakan perawatan standar yang dapat digunakan untuk menangani OSA. “Meski begitu,” katanya, “bukti jelas bahwa teh hijau dapat menolong gangguan OSA mesti diujikan lebih lanjut dengan mencobakannya pada manusia.”

(Sumber: American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine, May 15, 2008, Kompas,Rabu, 21 Mei 2008)
komentar | | Read More...

Jahe dan Teh Hijau Atasi Kanker

Penulis : teguh on Sabtu, 31 Juli 2010 | 03.57

Sabtu, 31 Juli 2010

Ibarat pencuri di malam hari, itulah kanker. Tak pernah ada yang tahu benar apa penyebab pastinya. Terapi terhadap penyakit kanker pun terus berkembang. Dari terapi “sederhana” yang menimbulkan gangguan hingga yang terkini dengan imunoterapi yang bisa meminimalkan keluhan penderita selama menjalani terapi.

Salah satu penemuan terbaru yang patut dicatat yaitu manfaat sari jahe dan teh hijau untuk mengatasi kanker. Demikian yang disampaikan para ahli dalam sebuah pertemuan bagi kalangan Riset Kanker di Amerika Oktober 2003.

Ann Bode dan Zigang Dong dari University of Minnesota meneliti manfaat ekstrak jahe yang dikenal dengan nama gingerol. Zat ini yang bikin jahe terasa pedas. Mereka memberikan zat itu pada mencit yang telah diinfeksi dengan sel kanker kolon manusia. Mencit yang digunakan pun mencit yang dibudidayakan secara khusus, sehingga lebih mudah terkena kanker.

Lima belas hari kemudian Bode dan Dong mulai mengamati hasilnya. Pada mencit yang menjalani pola makan normal ada 13 ekor mencit yang terkena tumor. Sedangkan pada kelompok mencit yang mendapat suntikan ekstrak jahe – sebelum dan sesudah diinfeksi sel tumor – hanya ditemukan empat ekor mencit yang dihinggapi tumor.

Sayangnya, belum ada informasi apakah mengonsumsi jahe dalam bentuk sederhana juga memberikan manfaat untuk mencegah kanker. Soalnya, bukankah selama ini masyarakat kita sudah sedemikian akrab mengenal jahe – mulai wedang ronde, sekoteng, permen jahe, atau lainnya?

Ada lagi penelitian lain yang dikerjakan sebuah tim di Pusat Kanker Arizona, Tucson. Penelitian dilakukan terhadap 118 perokok berat. Para perokok dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing diminta meminum sedikitnya empat cangkir teh hijau atau teh hitam dalam sehari.

Setelah empat bulan, pada tubuh mereka dilakukan pengukuran bahan kimia yang disebut 8-OhdG. Zat ini dilepaskan tubuh sebagai respons atas kerusakan DNA, yang sering terjadi pada kasus kanker.

Hasilnya?

Pada mereka yang meminum teh hijau decaffein terjadi penurunan sebanyak 31% jumlah 8-OHdG. Sedangkan pada yang meminum teh hitam tanda-tanda itu tidak dapat ditemukan.

Namun, hasil penelitian dinilai belum mencukupi. Menurut Bode, “Kami masih akan terus mempelajari manfaat rempah itu untuk mengatasi berbagai macam tumor. Bahkan sampai akhirnya kami dapat menyingkap rahasia tentang zat antikanker utama bagi manusia.”

Tak kalah penting, menurut para ahli dalam pertemuan itu, mencari jalan yang lebih mudah untuk menurunkan risiko terkena kanker.

Seperti kata Dr. Raymond DuBois dari Vanderbilt University di Nashville, yang memimpin pertemuan itu, “Selain terus melakukan penelitian untuk pengobatan dan pencegahan, perlu juga dilakukan kampanye untuk menyosialisasikan upaya pencegahan kanker dengan cara yang mudah.”

Raymond DuBois berharap, kampanye dapat membuat seluruh warga masyarakat dunia lebih proaktif dalam menjaga kesehatan mereka. Di antaranya, dengan rajin berkonsultasi pada dokter dan menjalankan patokan-patokan standar seperti berhenti merokok, menjaga keseimbangan gizi, dan latihan jasmani.

Merokok, yang selama ini dilakukan jutaan orang dari berbagai belahan dunia, memang menjadi faktor pertama (yang dapat dicegah dan dihentikan) penyebab kanker. Sedangkan faktor kurang gizi banyak menjadi masalah di negara berkembang. (Intisari)

Dikutip dari Senior dengan link berikut

http://www.senior.co.id/kesehatan/news/0402/01/204859.htm
komentar | | Read More...

Teh Hijau Lindungi Paru-paru

Penulis : teguh on Jumat, 30 Juli 2010 | 02.19

Jumat, 30 Juli 2010

Minum teh hijau mungkin bisa memberikan perlindungan atas kanker paru-paru, seperti disampaikan para ilmuwan yang meneliti penyakit itu di sebuah universitas di Taiwan. Penelitian terbaru yang melibatkan 500 responden ini mendukung bukti-bukti sebelumnya yang menyebutkan bahwa minuman memiliki kekuatan anti kanker.

Dalam penelitian terbaru ini, perokok dan yang tidak merokok yang minum sedikitnya satu gelas teh hijau sehari berhasil memperkecil resiko kanker paru-paru secara signifikan. Dr I-Hsin Lin dari Shan Medical University menemukan diantara perokok dan non-perokok maka mereka yang tidak minum teh hijau menghadapi kemungkinan menderita kanker paru lima kali lebih tinggi daripada mereka yang minum teh hijau sehari sekali.

Sementara itu di kalangan para perokok, maka yang tidak minum teh hijau berpeluang terserang kanker paru-paru sampai 12 kali lebih tinggi daripada yang minum teh hijau.

Masih berbeda
Dan perlindungan itu lebih lebih besar lagi bagi orang-orang yang memiliki gen tertentu. Namun para ahli kanker menegaskan temuan mereka tidak mengubah kenyataan bahwa merokok berpengaruh buruk atas kesehatan.

Teh hijau terbuat dari daun kering tanaman Camellia yang tumbuh di Asia dan banyak diminum oleh warga Asia. Tingkat penderita kanker memang lebih jauh di Asia dibanding wilayah lain dunia yang mengarah pada kaitan antara teh hijau dan kanker.
Laboratorium memperlihatkan bahwa sari teh hijau, yang disebut polyphenols, bisa menghentikan tumbuhnya sel-sel kanker. Namun hasil penelitian sejauh ini masih berbeda: ada yang mengatakan pengaruh perlindungan terlihat namun ada juga yang berpendapat tidak berhasil menemukan bukti-bukti perlindungan.

Pada Juli 2009, kelompok riset Cochrane yang berkantor di Oxford, menerbitkan 51 penelitian tentang teh hijau dan kanker yang mencakup 1,5 juta responden. Kesimpulannya adalah teh hijau aman diminum jika tidak berlebihan namun masih ada perbedaan pendapat tentang aspek perlindungan kanker tertentu.

Sumber : REPUBLIKA
komentar | | Read More...

RSSPump

Translate

Arsip Blog

Random Post

 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger